Dasar-Dasar, Pengertian, Istilah Anatomi, Struktur Tubuh dan Fisiologi Lengkap Disertai Fungsinya

  • Whatsapp
Dasar-Dasar, Istilah Anatomi, Struktur Tubuh dan Fisiologi Lengkap Disertai Fungsinya

Anatomi dan fisiologi adalah ilmu dasar yang mendasari ilmu-ilmu kesehatan termasuk ilmu perawatan. Istilah pengertian anatomi berasal dari bahasa latin yaitu “Ana” yang memiliki arti menjadi dua sama besar, dan “Tomo” yang berarti memotong. Anatomi adalah ilmu yang mempelajari tentang struktur tubuh dan bagian-bagiannya serta hubungannya antar bagian tubuh. Sedangakn fisiologi adalah ilmu yang mempelajari fungsi dan proses normal dari tubuh manusia.

Ilmu anatomi dibagi menjadi dua bagian, yaitu anatomi makroskopik (gross anatomy) dan anatomo mikroskopik. Anatomi makroskopis mempelajari stuktur tubuh tanpa menggunakan alat mikorskop tetapi dengan mata telanjang, misalnya melakukan pengamatan, observasi dan pemeriksaan fisik, sedangkan anatomi mikroskopik mempelajari struktur tubuh dengan menggunakan mikroskop misalnya mempelajari tentang sel dan jaringan.

Ilmu-ilmu yang terkait dengan anatomi diantaranya :

  1. Anatomi klinik adalah ilmu yang mempelajari struktur makroskopik dan fungsi tubuh yang berhubungan dengan praktik
    kedokteran dan ilmu kesehatan lainnya
  2. Histologi merupakan ilmu yang mempelejari tentang sel dan jaringan
  3. Embriologi adalah ilmu yang mempelejari sel sampai dengan pembentukan janin sebelum lahir
  4. Patologi adalah ilmu yang mempelajari kelainan struktur tubuh dan perubahan yang terjadi karena penyakit atau cidera
  5. Patofisiologi merupakan ilmu yang mempelajari proses terjadinya penyakit pada tubuh
  6. Osteologi adalah ilmu yang mempelajari tentang tulang
  7. Onkologi adalah ilmu yang mempelajari tentang tumor

Tingakatan Struktur Organisasi Tubuh

Tingkatan struktur organisasi tubuh manusia mulai dari terkecil adalah :

Dasar-Dasar, Pengertian, Istilah Anatomi, Struktur Tubuh dan Fisiologi Lengkap Disertai Fungsinya

Atom

Atom merupakan unsur terkecil penyusun hidup, tetapi bukan merupakan makhluk hidup. Atom merupakan ion-ion ada yang bermuatan positif disebut proton, tidak bermuatan atau netron dan electron yang mengitari proton.

Contoh dari atom adalah hidregon, nitregon, oksigen, magnesium. Atom-atom tersebut dapat bergabung satu atau lebih membentuk senyawa seperti H2O terdiri dari atom hydrogen dan oksigen, NaCI terdiri dari natrium dan klorida, glukosa.

Sel

Sel adalah bagian terkecil dari makhluk hidup karena dapat hidup sendiri, melakukan reproduksi dan dapat memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri. Sel terdiri dari membran sel, inti sel dan anak intisel, sitroplasma dan organel-organelnya seperti lisosom, mitokondria, ribosom, apparatus golgi, sentrosom.

Sel hanya dapat dilihat menggunakan mikroskop. Misalnya sel otot, sel tulang, sel darah, dan sel saraf.

Jaringan

Sel-sel sejenis baik ukuran, bentuk dan fungsinya akan bergabung menjadi jaringan. Ada 4 jaringan dasar tubuh manusia yaitu jaringan epitel, otot, saraf dan jaringan ikat.

Organ

Organ merupakan kumpulan dari beberapa jaringan yang secara bersama-sama menjalankan fungsi tertentu seperti organ jantung berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh, organ paru-paru untuk pernapasan, organ lambung, usus untuk pencernaan, organ ginjal untuk pengeluaran urin, organ otak sebagai pusat pengendalian aktivitas tubuh.

Sistem Tubuh

Sistem tubuh merupakan kumpulan dari organ-organ yang secara bersama-sama membentuk suatu sistem tubuh dan bersama-sama pula menjalankan fungsi tersebut. Ada 11 sistem tubuh manusia yaitu :

1. Sistem Skletel

Tersusun atas tulang-tulang, kartilago, tenton, dan ligament membentuk rangka, berfungsi untuk pergerakan, pembentuk postur, penyanggah tubuh, pelindung organ dan juga tempat pembentukan sel-sel darah.

2. Sistem Muskularis atau Otot

Fungsinya adalah untuk pergerakan tubuh.

3. Sistem Respirasi

Tersusun atas organ-organ paru-paru, trachea dan hidung, berfungsi untuk mensuplai oksigen dan pengeluaran karbondioksida.

4. Sistem Kardiovaskuler

Terdiri atas organ jantung dan pembuluh darah, berfungsi untuk memompa darah ke sirkulasi tubuh dan sirkulasi paru-paru untuk oksigenasi.

5. Sistem Pencernaan

Merupakan sistem tubuh yang secara khusus berfungsi menghasilkan suplai energi tubuh, terdiri dari organ mulut, oesofagus, lambung, usus halus, usus besar, rectum dan anus.

6. Sistem Perkemihan

Sistem tubuh ini berfungsi mengeluarkan zat-zat buangan dalam urin.

7. Sistem Endokrin

Merupakan sistem yang menghasilkan berbagai jenis hormone. Terdiri dari kelenjar-kelenjar endokrin seperti hypothalamus, hipofisis, timus, tiroid, kelenjar adrenal, ovarium, testits. Sistem endokrin berperan dalam mengirimkan pesan-pesan kimia untuk mengontrol proses fisiologi.

8. Sistem Persarafan

Terdiri dari susunan saraf pusat dan susunan saraf perifer yang fungsinya menghantarkan impuls listrik tubuh dan mengontrol aktivitas tubuh seperti proses pencernaan, sirkulasi, pernapasan maupun sensasi.

9. Sistem Reproduksi

Terdiri dari organ-organ reproduksi pada wanita seperti, labia mayora, labia minora, vagina, uterus, tuba fallopii, ovarium dan organ reproduksi laki-laki seperti testis dan penis.

10. Sistem Pengindraan

Terdiri dari organ-organ seperti hidung, mata, dan telinga. Fungsinya adalah sebagai penciuman, penglihatan, dan pendengaran.

11. Sistem Integumen

Yaitu organ-organ kulit, kelenjar keringat dan minyak, rambut dan kuku. Sistem ini berfungsi sebagai pelindung permukaan tubuh, pembentukan suhu, sensasi rasa.

Organisma

Organisma merupakan bentuk utuh dari manusia, yang tersusun dari berbagai sistem tubuh.

Mengenal Istilah-Istilah Anatomi

Berikut beberapa istilah anatomi yang harus Anda ketahui :

  • Anterior : lebih ke depan, misalnya hidung lebih didepan dari telinga
  • Posterior : lebih kelebakang, contohnya tulang belakang berada lebih tulang dada.
  • Palmar : bagian anterior pada tangan
  • Dorsal : bagian posterior, misalnya pada tangan dan kaki
  • Plantar : bagian posterior pada kaki
  • Superior : lebih ke atas, misalnya hidung lebih ke atas daripada mulut
  • Inferior : lebih ke bawah, misalnya dahi lebih ke bawah dari mulut
  • Eksterna : bagian luar, diukur dari pusat organ atau rongga
  • Distal : lebih ke ujung
  • Proksimal : lebih ke pangkal
  • Lateral : lebih menjauhi garis tengah badan
  • Medial : lebih mendekati ke tengah badan
  • Ipsilateral : sisi tubuh yang sama seperti tangan dan kaki kiri
  • Kontralateral : sisi tubuh yang berlawanan seperti tangan kanan dan kaki kiri
  • Supinasi : posisi telentang
  • Pronasi : pisis tengkurap
  • Dekstra : bagian kanan
  • Sinistra : bagian kiri
  • Sentral : pusat
  • Perifer : bagian tepi
  • Asenden : bagian yang naik
  • Desenden : bagian yang turun

Istilah anatomi yang berhubungan dengan sistem pergerakan

  • Fleksi : gerakan menekukan sendi
  • Ekstensi : gerakan meluruskan sendi
  • Abduksi : gerakan menjauhi garis tengah tubuh
  • Adduksi : gerakan mendekati tubuh
  • Rotasi : gerakan memutar, mengelilingi sumbu panjangnya
  • Sirkumduksi : gerakan kombinasi dari fleksi, ekstenti, abduksi, dan adduksi
  • Inversi : gerakan kaki menghadap kearah medial (dalam)
  • Eversi : gerakan kaki menghadap lateral (keluar)

Rongga Badan

Pada tubuh manusia terdapat rongga-rongga tubuh. Ruangan atau rongga berfungsi sebagai tempat organ-organ serta meringankan berat tubuh. Berdasarkan lokasinya tubuh manusia terbagi atas 2 rongga tubuh yaitu bagian dorsal (belakang) dan ventral (depan), tetapi terdapat pula rongga tubuh lainnya. Berikut fungsi dari masing-masing bagian rongga badan.

Dorsal

Rongga ini berada pada bagian belakang tubuh, terdiri atas rongga kranium yang berisi jaringan otak seperti serebrum, batang otak, dan rongga spina yang berisikan medulla spinalis serta cairan serebrospinalis.

Ventral

Rongga ini berada pada bagian depan tubuh dan terdiri dari :

1. Rongga Thorak

Berisikan organ-organ paru-paru, trakea, jantung, aorta, kelenjar timus. Rongga ini dibagi atas rongga pleura dan mediastinum. Rongga pleura berada antara membrane pleura dengan paru-paru, ruangan ini berisi sedikit cairan yang berfungsi untuk pelumas dan mencegah trauma pada saat paru-paru mengembang.

Mediastinum, merupakan ruang diantara paru-paru, rongga ini berisikan organ paru-paru, aorta, trakea, esophagus, kelenjar timus, dan tuba bronchial.

2. Rongga Abdomen

Berisikan organ-organ lambung, usus halus dan usus besar, limpa, hati, kandung empedu, dan pancreas.

3. Rongga Pelvis

Berisikan organ bladder, uterus, ureter, urethra, dan vagina pada wanita.

Rongga Tubuh Lainnya

Selain rongga-rongga diatas terdapat pula rongga mulut, rongga hidung, orbita, telinga tengah dan rongga synovia.

Membran Badan

Membrane badan merupakan lapisan pemisah yang membatasi regio tertentu, dikenal ada 4 membran badan diantara yaitu :

1. Membran Mukosa

Membrane ini membatasi antara saluran bagian dalam badan dengan dunia luar seperti pada membran mukosa disaluran pencernaan, hidung, pernapasan. Membrane mukosa tersusun atas jaringan epitel dan jaringan ikat, dan mengandung kelenjar yang mengandung mucus atau cairan untuk pelumas dan membunuh mikroorganisme.

2. Membran Serosa

Membran ini melapisi rongga badan yang tertutup seperti rongga pleura, pericardium, peritoneum.

3. Membran Sinovia. Merupakan membrane yang melapisi bagian sendi

4. Membran Kutanea. Merupakan lapisan epidermis dan dermis pada kulit

Potongan Badan

Secara imajiner posisi tubuh dapat digambarkan menjadi bidang midsagital, bidang koronal dan bidang transversal.

1. Bidang midsagistal. Merupakan bidang vertical yang melalui pertengahan tubuh dan membagi bagian tubuh menjadi kanan dan kiri

2. Bidang koronal. Merupakan potongan imajiner yang membagi bagian tubuh menjadi bagian depan (ventral) dan bagian belakang (dorsal)

3. Bidang Transversal. Merupakan potongan imajiner yang membagi bagian tubuh menjadi bagian atas dan bawah.

Regio Badan

Bagian-bagian tubuh dikelompokkan menjadi dua bagian besar yaitu bagian aksial dan apendikular atau ekstermitas.
Berikut pengertian dari dua bagian tersebut.

1. Regio Aksial. Merupakan bagian tubuh atau organ yang membentuk poros tubuh (aksis) yang terdiri dari:

  • Kepala (Kaput), terdiri atas region fasialis (wajah) yang tersusun atas mata, hidung, mulut, dagu, telinga serta tulang-tulang penyokongnya, dan region kranial yang melindungi organ otak.
  • Leher. Pada bagian depan dan belakang berfungsi menyokong dan pergerakan kepala, terdiri dari laring, hyoid dan otot-otot pendukungnya.
  • Thorak. Atau bagian dada yang terdiri dari otot fektorius mayor, mamae, dan sternum
  • Abdomen. Bagian abdomen dibagi menjadi 9 regio. Berikut ke 9 bagian tersebut.
  1. Regio 1 (Hipokondriak kanan) : kandung empedu, sebagian hati kanan, sebagian ginjal kanan, kelenjar adrenal, sebagian duodenum
  2. Regio 2 (Lumbar kanan) : kolon assenden, bagian bawah ginjal kanan, sebagian duodenum dan jejunum.
  3. Regio 3 (Inguinal kanan) : cecum, appendiks, ileum, ureter kanan, ovarium kanan.
  4. Regio 4 (Epigastrik) : sebagian dari hati, lambung, pangkreas, duodenum.
  5. Regio 5 (Umbilikal) : jejunum, ileum, bagian duodenum, kolon, ginjal, pembuluh darah abdomen.
  6. Regio 6 (Suprapublik) : bladder, ileum, uterus, sigmoid.
  7. Regio 7 (Hipokondriak kiri) : limpa, sebagian hati, pancreas, bagian atas ginjal kiri, kelenjar adrenal.
  8. Regio 8 (Lumbar kiri) : kolon desenden, bagian bawah ginjal kiri, sebagian duodenum dan ileum.
  9. Regio 9 (Inguinal kiri) : kolon sigmoid, ureter kiri, ovarium kiri.
  • Regio Pelvik. Mulai dari bagian bawah abdomen. Pada organ orang dewasa daerah ini ditumbuhi rambut. Organ pada area ini adalah organ s#ksual dan anal.

2. Regio Appendikular. Bagian ini terdiri atas ekstermilitas atas dan ekstermilitas bawah. Berikut ini penjelasan singkatnya dari kedua organ tersebut.

  • Ekstermilitas atas terdiri dari bahu, lengan atas, lengan bawah, pergelangan tangan, dan tangan.
  • Ektermilitas bawah terdiri dari atas paha atau femur, tibia, fibula, dan tarsal

Posisi Anatomis

Posisi anatomis menggambarkan keadaan orang dengan posisi tegap, kepala menghadap lurus ke depan, kaki merapat dan telapak tangan menghadap ke depan. Posisi anatomis berguna untuk menentukan adanya kelainan postur seperti pada scoliosis, koposisi, kelainan kaki, mata dan lainnya.

Prosedur Klinik untuk mengetahui struktur anatomi dan fungsi tubuh melalui tindakan

  1. Palpasi, yaitu tindakan pemeriksaan fisik dengan perabaan dengan jari, misalnya menentukan adanya massa, tendernes, nyeri dan pulsasi.
  2. Perkusi, yaitu tindakan dengan cara mengetuk, untuk mendeteksi suara-suara tubuh, misalnya pada lokasi thorak, abdomen.
  3. Auskultasi, mendengarkan suara-suara organ tubuh seperti suara napas, jantung, dan saluran pencernaan.
  4. Respon Refleks, digunakan untuk mengetahui adanya kelainan pada sistem saraf. Pemeriksaan ini digunakan reflex hammer

Disamping tindakan diatas, untuk mengetahui keadaan organ bagian dalam dapat digunakan alat-alat sebagai berikut.

  1. Computer Tomografi Scan (CT Scan), alat ini merupakan alat radiologi yang mampu memberikan informasi keadaan organ-organ bagian dalam.
  2. Radiologi biasa, dapat melihat organ-organ bagian dalam pada bagian-bagian tertentu seperti adanya kelainan tulang kepala, dan paru-paru.
  3. Magnetik Resonance Imaging (MRI), merupakan alat canggih yang mampu mendeteksi kelainan-kelaian organ tubuh secara detail, dari berbagai potongan tubuh.
  4. Ultrasonogragi (USG), alat ini digunakan untuk mendeteksi kalainan organ tubuh pada bagian tertentu seperti USG ginjal, USG kandungan untuk mendeteksi kehamilan.
  5. Endoscopy, adalah alat atau cara yang secara langsung dapat melihat organ bagian dalam dengan cara memasukkannya pada mulut.

Demikian penjelasan singkat mengenai dasar-dasar, istilah tentang anatomi serta fisiologi. Semoga penjelasan ini dapat memberikan wawasan baru dan menambah ilmu pengetahuan untuk Anda yang telah membacanya.


Sumber: Buku Anatomi dan Fisiologi untuk Mahasiswa Keperawatan halaman 1-14. (Ns. Tarwoto, S.Kep – Ns. Ratna Aryani, S.Kep – Dra, Wartonah, S.Kep). Penerbit : Trans Info Media, Jakarta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *