Widiynews

Hidup Penuh Berkah, Pentingnya Silaturahmi dalam Islam

Bagikan:

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Silaturahmi adalah salah satu bagian paling sederhana dari perbuatan menjalin hubungan sosial antarsesama manusia. Dalam Islam, menjaga Silaturahmi / silaturahim sangatlah dianjurkan.

Dengannya, manusia berinteraksi dengan cara saling mengunjungi, mengucapkan salam ketika saling bertemu, memperluas jaring persaudaraan dan pekerjaan, maupun berbagi persoalan masing-masing dan menemukan solusinya.

Dari interaksi-interaksi semacam itu, hubungan dengan sesama manusia tetap terjalin, persaudaraan terjaga dengan baik, hubungan pertemanan terawat, hubungan bisnis berjalan lancar, dan sebagainya. Dengan silaturahmi, hidup dan rezeki kita akan dilapangkan ole Allah SWT.

Dengan kata lain, silaturahmi merupakan salah satu pembuka rezeki Allah SWT. Dengannya, umur kita akan berkah. Sebagaimana dijelaskan dalam salah satu hadits Rosulullah SAW :

“Siapa yang suka untuk diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, hendaklah ia menyambung tali silaturahmi,” (HR. Bukhari dan Muslim).

Keberkahan umur yang dimaksud adalah terlindunginya kita dari umur-umur yang sia-sia. Dengan silaturahmi, umur kita menjadi lebih bermanfaat. Sebab, pertemuan dengan sesama manusia yang dilandasi keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT akan membuahkan kebaikan bagi orang yang mendatangi ataupun yang didatangi.

Kebaikan yang bersumber dari silaturahmi tidak melulu berbentuk materi seperti uang, namun juga dapat berupa langgengnya hubungan persaudaraan, bertambahnya ilmu, terbukanya lahan pekerjaan, terjalinnya pertemanan yang baik, terhindar dari bahaya, meninggal dalam keadaan chusnul khotimah dan masih banyak lainnya.

Selain itu, silaturahmi merupakan sarana paling efektif untuk menjalin hubungan yang baik yang sempat terputus oleh keadaan tertentu.

Silaturahmi pada kategori ini sifatnya wajib disegerakan sebelum suasana menjadi keruh. Duduk bersama atau minum kopi bersama begitulah istilah kekinian menyebutnya.

Nabi Muhammad SAW telah bersabda :

“Sebaik-baiknya (perbuatan) diantara perbuatan yang paling baik adalah menghubungkan tali silaturahmi dengan orang yang memutuskannya, memberi kepada orang yang tidak suka memberi, dan memberi maaf kepada orang yang berlaku zhalim kepada kita,” (HR. Thabrani).

Hadits ini mengungkapkan arti penting silaturahmi sebagai jalan mempersatukan hubungan yang sempat renggang atau terpisah. Dengan cara itu, masalah-masalah yang mungkin terjadi diantara dua orang atau lebih, seperti salah sangka, masalah pekerjaan, dan lainnya dapat terselesaikan dengan baik.

Masalah-masalah semacam itu dapat dicari solusinya dengan cara silaturahmi sehingga hubungan kemanusiaan dapat terajut kembali. Silaturahmi memang harus kita lakukan demi terjalinnya hubungan yang baik dan harmonis antarsesama manusia.

Bukankah keadaan demikian adalah sebaik-baiknya hubungan dimuka bumi? Dengan hubungan yang baik, kita tidak akan saling curiga, saling merendahkan, apalagi saling serang. Sebaliknya, kita akan saling menghargai, menghormati, dan menjaga satu sama lain.

Lebih dari itu, keimanan da ketakwaan kepada Allah SWT akan semakin kokoh dikrenakan silaturahmi. Sebab, silaturahmi sangat erat hubungannya dengan nilai-nilai agama Islam sebagai agama yang kita anut dan yakini kebenarannya.

Nabi Muhammad SAW menekankan kepada seluruh kaum muslimai untuk senantiasa menjali tali silaturahmi dimanapun berada dan kapanpun, tidak hanya saat lebaran atau acara-acara tertentu saja.

“Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia menyambung silaturahmi,” (HR. Bukhari).

Demikian silaturahmi merupakan bagian dari laku keimanan kepada Allah SWT dan hari akhir. Adanya keterkaitan antara keimanan dan silaturahmi ini dipertegas oleh Allah SWT didalam firman-Nya :

“Yaitu orang-orang yang memenuhi janji Allah dan tidak merusak perjanjian. Dan, orang-orang yang menyambung apa-apa yang Allah perintahkan supaya dihubungkan, dan mereka takut kepada Tuhannya dan takut kepada hisab yang buruk,” (QS. Ar-Ra’d [13]:20-21).

Kesimpulan

Demikian penjelasan tentang manfaat silaturahmi dan pentingnya menjaga tali silaturahmi antar sesama sebagaimana dalam hadits dan yang diperintahkan oleh Allah SWT didalam kitab suci Al-Qur’an.

Baca juga: 5 Keajaiban Bersedekah

Semoga kita semua dapat memperaktikkannya dan semoga Allah senantiasa menjadikan kehidupan yang kita lalui saat ini sebagai salah satu kehidupan yang penuh berkah.

Mohon bantu share artikel ini di media sosial Facebook, Twitter, Instagram, WhatsApp atau Line kalian semua untuk membantu perkembangan website kami. Terima kasih.

Sumber: Jangan Sampai Menyerah Saat Semua Terasa Sulit. Buku karangan Insan Nurrohiem, halaman : 187-192

Bagikan jika suka:

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

From our editorial team

Widiynews.com adalah tempat menulis untuk semua orang. Yuk kirim juga tulisanmu sekarang

ARTIKEL YANG KAMI PILIH KHUSUS UNTUKMU

Baca Juga

Kebijakan Berkomentar:

Mohon untuk berkomentar relevan sesuai topik bahasan! Komentar tidak relevan, SPAM atau memiliki link aktif akan kami hapus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *