Widiynews

11 Makna dan Keutamaan Bulan Rajab dalam Islam

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Keutamaan Bulan Rajab dalam Islam – Termasuk bulan dalam penanggalan Hijriyah (Kalender Islam), Rajab menjadi salah satu bulan yang selalu dinanti-nanti karena banyak keistimewaan. Bahkan, namanya tercatat didalam Al-Qur’an sebagai bukti bahwa bulan ini begitu dihormati.

Bulan Rajab memiliki makna yang sangat istimewa bagi umat Islam, karenanya bulan mustajab ini memiliki banyak keutamaan yang sangat dianjurkan untuk memperbanyak amal ibadah dan doa.

Salah satu amal ibadah yang paling dianjurkan pada bulan ini adalah berpuasa. Walau demikian, Islam menganjurkan untuk mengerjakan ibadah-ibadah lainnya karena pada bulan ini Allah SWT melipatgandakan pahala ibadah sampai 70 kali lipat.

Firman Allah SWT didalam Surat At-Taubah ayat 36:

اِنَّ عِدَّةَ الشُّهُوْرِ عِنْدَ اللّٰهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِيْ كِتٰبِ اللّٰهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ مِنْهَآ اَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ۗذٰلِكَ الدِّيْنُ الْقَيِّمُ ەۙ فَلَا تَظْلِمُوْا فِيْهِنَّ اَنْفُسَكُمْ وَقَاتِلُوا الْمُشْرِكِيْنَ كَاۤفَّةً كَمَا يُقَاتِلُوْنَكُمْ كَاۤفَّةً ۗوَاعْلَمُوْٓا اَنَّ اللّٰهَ مَعَ الْمُتَّقِيْنَ – ٣٦

Sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah ialah dua belas bulan, (sebagaimana) dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menzalimi dirimu dalam (bulan yang empat) itu, dan perangilah kaum musyrikin semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya. Dan ketahuilah bahwa Allah beserta orang-orang yang takwa. (At-Taubah:36)

11 Keutamaan Bulan Rajab dalam Islam yang Patut Diketahui

11 Makna dan Keutamaan Bulan Rajab dalam Islam

Berikut beberapa makna dan keutamaan bulan Rajab berdasarkan Surat At-Taubah Ayat 36. Semoga dapat menambah wawasan dan pengetahuan keislaman kita semua.

1. Bulan Haram

Rajab atau bulan Rojab merupakan salah satu dari empat bulan haram dimana ketiganya yaitu Dzulhijjah, Dzulqa’dah dan Muharram.

Dinamakan bulan haram karena Allah mengharamkan kita menyakiti diri kita sendiri dan orang lain, apapun alasannya. Kita juga dianjurkan untuk menghindari segala bentuk perbuatan dosa karena perhitungan pada bulan ini akan dilipatgandakan.

Baca juga: Amalan Doa dan Tata Cara Niat Puasa Sunnah Bulan Rajab

2. Bulan Penuh Berkah

Bulan Rajab termasuk dalam salah satu bulan yang diagungkan dalam Islam, bahkan namanya tercatat didalam Al-Qur’an.

Dalam bulan Rajab terdapat banyak keberkahan. Hal ini berkaitan dnegan perintah untuk melaksanakan kebajikan dan ibadah sebanyak-banyaknya karena pahala tersebut akan dilipatgandakan.

Disebutkan jika seseorang yang melakukan amal kebaikan pada bulan ini akan dilipatgandakan pahalanya menjadi 70 kali lipat. Sedangkankan selain pada bulan haram (mulia), pahala dari amal yang dilakukan hanya 10 kali lipat.

3. Bulan yang Mulia

Nabi Muhammad SAW menegaskan terkait kemuliaan bulan Rajab, hal ini dipertegas dengan salah satu hadits berikut :

“Bulan Rajab adalah bulan Allah yang besar dan bulan kemuliaan. Di dalam bulan ini perang dengan orang kafir diharamkan. Rajab adalah bulan Allah, Sya’ban adalah bulanku, dan Ramadhan adalah bulan umatku.”

4. Termasuk Bulan yang Suci

Hal ini dijelaskan dalam hadits Nabi Muhammad SAW berikut :

“Setahun berputar sebagaimana keadaannya sejak Allah menciptakan langit dan bumi. Satu tahun itu ada dua belas bulan. Di antaranya ada empat bulan haram (suci). Tiga bulannya berturut-turut yaitu Dzulqo’dah, Dzulhijjah dan Muharram. (Satu bulan lagi adalah) Rajab Mudhor yang terletak antara Jumadal (akhir) dan Sya’ban.” (HR. Bukhari no. 3197 dan Muslim no. 1679).

Pada bulan Rajab, umat Islam dianjurkan menghindari perbuatan dosa, dzalim baik untuk diri sendiri atau kepada orang lain. Inilah salah satu bukti mengapa Rajab menjadi salah satu dari empat bulan haram.

5. Bulan Mustajab untuk Berdoa

Inilah mengapa pada bulan haram ini umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak doa, hal ini dijelaskan dalam hadits Rosulullah SAW :

“5 malam tidak ditolak di dalamnya doa-doa; awal malam Bulan Rajab, malam separuh Bulan Sya’ban, malam Jumat, malam idul fitri, dan malam idul adha.” (Hadits ini dikeluarkan Imam as Suyuthi RA dalam Kitab al Jami)

Bulan Rajab adalah waktu yang tepat untuk memperbanyak doa karena termasuk waktu mustajab. Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda.

يَتَنَزَّلُ رَبَّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلُّ لَيْلَةٍ إلَى سَمَاءِ الدُّنْيَا حِيْنَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ اْلآخِرِ فَيَقُوْلُ مَنْ يَدْعُوْنِيْ فَأَسْتَجِبَ لَهُ مَنْ يَسْأَلْنِيْ فَأُعْطِيَهُ مَنْ يَسْتَغْفِرُ نِيْ فَأَغْفِرَلَهُ

“Sesungguhnya Rabb kami yang Maha Berkah lagi Maha Tinggi turun setiap malam ke langit dunia hingga tersisa sepertiga akhir malam, lalu berfirman ; barangsiapa yang berdoa, maka Aku akan kabulkan, barangsiapa yang memohon, pasti Aku akan perkenankan dan barangsiapa yang meminta ampun, pasti Aku akan mengampuninya”. [Shahih Al-Bukhari, kitab Da’awaat bab Doa Nisfullail 7/149-150]

6. Bulan untuk Bertaubat dan Memperbanyak Ibadah

Bulan Rajab menandakan bahwa Ramadhan sudah semakin dekat. Untuk menyambut bulan suci penuh ampunan itulah umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak taubat, dan amal ibadah.

Hal ini karena pada bulan ini setiap amal kebaikan dan ibadah akan dilipatgandakan pahalanya sampai 70 kali lipat.

Selain itu, menjelang persiapan menyambut datangnya bulan penuh ampunan, Ramadhan maka bulan Rajab merupakan waktu yang tepat untuk menggodok diri kita dengan ibadah, taubat, doa, istigfar dan memperbanyak dzikir.

وَمَا مَنَعَ ٱلنَّاسَ أَن يُؤْمِنُوٓا۟ إِذْ جَآءَهُمُ ٱلْهُدَىٰ وَيَسْتَغْفِرُوا۟ رَبَّهُمْ إِلَّآ أَن تَأْتِيَهُمْ سُنَّةُ ٱلْأَوَّلِينَ أَوْ يَأْتِيَهُمُ ٱلْعَذَابُ قُبُلًا

Artinya:

“Dan tidak ada sesuatupun yang menghalangi manusia dari beriman, ketika petunjuk telah datang kepada mereka, dan dari memohon ampun kepada Tuhannya, kecuali (keinginan menanti) datangnya hukum (Allah yang telah berlalu pada) umat-umat yang dahulu atau datangnya azab atas mereka dengan nyata.” (Q. S. Al Kahfi: 55)

7. Bulan Penuh Kemurahan Allah SWT

Pada bulan haram ini, Allah SWT semakin menambah berkahnya, baik dalam kesehatan, rizqi, ataupun hubungan. Inilah alasan mengapa Islam menganjurkan untuk memperbanyak doa agar kita senantiasa mendapatkan kemurahan-kemurahan dari Allah SWT.

8. Bulan untuk Berpuasa

Dianjurkan untuk melaksanakan berbagai macam puasa sunnah pada bulan Rajab. Imam Ahmad, Abu Daud, Al-Baihaqi dan yang lainnya meriwayatkan, suatu ketika datang seseorang dari suku Al-Bahili menemui Nabi Muhammad SAW. Dia meminta diajari berpuasa. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menasehatkan:

“Puasalah sehari tiap bulan.” Orang ini mengatakan: “Saya masih kuat, tambahkanlah!” “Dua hari setiap bulan”. Orang ini mengatakan: “Saya masih kuat, tambahkanlah!” “Tiga hari setiap bulan.” orang ini tetap meminta untuk ditambahi. Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Puasalah di bulan haram dan berbukalah (setelah selesai bulan haram).” (Hadis ini dishahihkan sebagaian ulama dan didhaifkan ulama lainnya).

Namun diriwayatkan bahwa beberapa ulama salaf berpuasa di semua bulan haram. Diantaranya: Ibn Umar, Hasan Al Bashri, dan Abu Ishaq As Subai’i.

9. Bulan yang baik untuk umrah

Diriwayatkan bahwa Ibn Umar pernah mengatakan, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melaksanakan umrah di bulan Rajab. Kemudian ucapan beliau ini diingkari A’isyah dan beliau diam saja. (HR. Al Bukhari & Muslim)

Umar bin Khatab dan beberapa sahabat lainnya menganjurkan umrah bulan Rajab. A’isyah dan Ibnu Umar juga melaksanakan umrah bulan Rajab.

10. Dihapus Dosanya oleh Allah

Bulan Rajab membawa kabar gembira, tentunya bagi orang-orang yang dekat dengan Allah dan gemar memperbanyak amal ibadah. Salah satu ibadah yang sangat dianjurkan pada bulan ini adalah berpuasa.

Allah akan menghapus dosa bagi orang-orang yang melaksanakan ibadah puasa sunnah Rajab. Bahkan untuk hitungan tahun dalam satu kali berpuasa.

  • Puasa hari pertama, mendapat ampunan selama tiga tahun.
  • Puasa hari kedua, diampuni dosa kita selama dua tahun
  • Puasa pada hari ketiga, diampuni dosa kita selama satu tahun
  • Sedangkan pada hari-hari berikut dihapuskan dosa-dosa kita dalam satu bulan.

11. Sama dengan berpuasa di bulan yang mulia

Satu lagi yang menjadi keutamaan bulan Rajab, yaitu ketika kita melakukan hal mulia (puasa) maka pahala yang kita dapatkan sama seperti berpuasa pada bulan mulia.

Insya Allah ini menjadi keutamaan dan kemuliaan besar yang bisa kita dapatkan selama bulan Rajab ketika kita melaksanakan ibadah puasa dan ibadah-ibadah lainnya.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

From our editorial team

Widiynews.com adalah tempat menulis untuk semua orang. Yuk kirim juga tulisanmu sekarang

Artikel Terkait

Baca Juga

Kebijakan Berkomentar:

Komentar Anda adalah tanggapan dari konten yang diatas yang sudah Anda baca bukan “SPAM”. Maaf, SPAM dan komentar disertai LINK AKTIF terpaksa kami hapus!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *