Berita Terbaru Hari Ini: 3 Orang Saksi Terkait Kasus Suap AKBP Brotoseno Menjalani Pemeriksaan

3 Saksi Kasus Suap AKBP Brotoseno Menjalani Pemeriksaan

Widiynews.com – ABKP Raden Brotoseno telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi cetak sawah di Kalimantan Barat oleh Polri yang terjaring oleh operasi Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli). Brotoseno diduga menerima suap Rp, 1.9 milliar. Atas penetapan itu, Brotoseno mengaku siap menjalani proses hukum.

Hingga saat ini, Polri telah memeriksa 3 orang saksi untuk Brotoseno yang kini telah berstatus tersangka. Ketiga saksi tersebut merupakan 3 orang lain yang juga diamankan saat operarsi tangkap tangan (OTT) pada Jum’at (11/11/2016) lalu.

“Ada 3 saksi untuk kasus pidana ini. Ketiganya ialah yang terkait pada OTT (operasi tangkap tangan) lalu,” tutur Rikwanto.

Menurut pengacara Brotoseno, Robinson mengatakan kliennya akan menjalani pemeriksaan hari ini. Momen ini akan digunakan oleh Robinson untuk membeberkan lebih detail tentang kasus yang menjeratnya. Dirinya juga menegaskan, bahwa uang yang diterima kliennya bukan terkait kasus cetak sawah.

Loading...

“Ini yang akan diluruskan. Nanti coba kita lihat penjelasan beliau hari ini. Beliau kan penyidik perwira menengah di sana (Mapolda Metro Jaya), beliau siap bertanggung jawab,” ujar Robinson.

Sebagaimana diketahui, AKBP Raden Brotoseno sebelumnya ditangkap oleh tim sapu bersih pungutan luar dan tim pengamanan internal. Dia diduga menerima uang suap Rp 1.9 milliar dari seorang pengacara berinisial HR. Rencananya, uang yang akan diberikan sebesar Rp 3 milliar.

Seperti di ungkapkan oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Kombes Riwanto, barang bukti berupa uang suap telah dihitung secara bersama dan totalnya yaitu Rp 2.9 milliar. Rinciannya, Rp 1.7 milliar disita dari tangan AKBP Brotoseno, Rp 150 juta dari Kompol DSY, dan Rp 1.1 milliar dari perantara suap berinisial LMB.

Brotoseno, Kompol D, H dan L dijerat dengan Pasal 5 juncto Pasal 12 a UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah menjadi UU Nomor 20 Tahun 2001 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Saat ini, polisi sudah menetapkan keempat tersangka atas kasus dugaan cetak sawah ini, yaitu AKBP Brotoseno dan Kompol DSY sebagai penerima suap. Kemudian pengacara berinisial LMB sebagai perantara suap dan pengacara berinisial HR sebagai penyuap. Keempat tersangka ditahan ditempat yang berbeda-beda.

 

Saat ini AKBP Brotoseno ditahan di Rutan Mapolda Metro Jaya, Kompol D ditahan di Polres Jaksel. Sedangkan H dan L ditahan di Rutan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok.

POPULER PEKAN INI

Loading...

ARTIKEL LAINNYA

Comments are closed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More