Berita Buni Yani Terbaru: Polri Resmi Limpahkan Berkas Perkara Buni Yani ke Kejaksaan

Widiynews.comBerita Buni Yani Terbaru: Polri Resmi Limpahkan Berkas Perkara Buni Yani ke Kejaksaan, Polri telah resmi melimpahkan berkas perkara kasus Buni Yani ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. Hal ini disampaikan oleh Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Wahyu Hadiningrat. Menurut Wahyu, pelimpahan berkas perkara Buni telah dilakukan kemarin.

“Kasus tersangka Buni Yani sudah kami ajukan ke kejaksaan kemarin (Selasa) sebagai tahap pertama,” kata Wahyu di Mapolda Metro Jaya, Rabu (7/12).

Menurut Wahyu, hingga kini Polri masih menunggu penilaian kejaksaan terhadap berkas yang sudah dilimpahkan itu, apakah berkas itu dinyatakan telah lengkap (P-21) atau perlu dilengkapi lagi.

Seperti diketahui sebelumnya, Buni Yani ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penyebaran kebencian berdasarkan suku, agama, ras, antargolongan (SARA). Kasus itu juga berkaitan dengan Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Polisi menetapkan Buni sebagai tersangka lantaran mengunggah video secara tidak utuh terkait pidato Ahok di Kepulauan Seribu pada 26 September 2016 lalu. Saksi ahli menilai transkip yang diunggah Buni di akun Facebook itu dapat menghasut seseorang membenci dengan alasan SARA.

Buni dikenai pasal 28 ayat 2 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Meski demikian, Buni menyatakan ia tak berniat menyebarkan kebencian dengan potonga video Ahok di Kepulauan Seribu yang telah diunggahnya tersebut.

Buni pun mengajukan gugatan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Senin, (5/12/2016). Pada kesempatan itu, Buni meminta supaya nama baiknya segera dipulihkan ketika praperadilan telah dilakukan. Gugatan tersebut ditujukan kepada Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Kapolda Metro Jaya, dan Dirkrimun Polda Metro Jaya. Surat gugatan praperadilan itu bernomor regristrasi 147/Pid.Prap/2016 PN Jakarta Selatan seperti diberitakan oleh CNNIndonesia.com.

Lanjut Baca Berita Terbaru Kami
<< Sebelumnya Berikutnya >>

Berita Terkait

KONTEN BERSPONSOR

Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Advertisements fund this website. Please disable your adblocking software or whitelist our website. Thank You!