Widiynews

AHOK Terkini: Eksepsi Ditolak Hakim Putuskan Sidang Dilanjutkan Tahun Depan

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

AHOK Terkini: Eksepsi Ditolak Hakim Putuskan Sidang Dilanjutkan Tahun Depan

Widiynews.com – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara dipimpin Dwiarso Budi Santiarto menolak seluruh eksepsi atau nota keberatan yang diajukan oleh penasihat hukum dan terdakwa kasus dugaan penistaan agama, Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Menurut majelis, nota keberatan Ahok dan penasihat hukumnya telah melebihi batas ketentuan eksepsi sebagaimana telah diatur dalam Pasal 156 ayat 1 Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana. “Mengadili. Menyatakan keberatan terdakwa Ahok dan penasihat hukumnya tidak dapat diterima,” ucap Ketua Majelis Hakim Dwiarso Budi Santiarto, saat membacakan putusan sela di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat, Selasa, 27 Desember 2016.

Berdasarkan hasil pertimbangan majelis hakim, permohonan terdakwa dan penasihat hukumnya mengenai berkas dakwaan dianggap tidak cermat dan tidak tepat, tidak beralasan menurut hukum. Hakim menilai, keberatan yang disampaikan oleh Basuki Tjahaja Purnama telah memasuki pokok perkara, sehingga harus dibuktikan dahulu dalam persidangan.

“Menyatakan sah berdasarkan hukum surat dakwaan penuntut umum, sebagai dasar pemeriksaan perkara Ahok,” ujar Dwiarso

Setelah sidang putusan sela akhir hari ini, Selasa (27/16/2016), majelis hakim memutuskan untuk melanjutkan kembali persidangan tahun depan, tepatnya pada 3 Januari 2017 dengan agenda pembuktian yang akan digelar di gedung Kementerian Pertanian, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

“Persidangan kami lanjutkan pada Selasa, 3 Januari 2017, dengan materi mendengar keterangan saksi-saksi,” ujar Dwiarso.

Hakim juga menyampaikan bahwa persidangan selanjutnya akan dipindahkan di ruang Auditorium Kementrian Pertanian, Jalan RM Harsono, Ragunan, Jakarta Selatan. Pemindahan persidangan tersebut telah disetujui berdasarkan SK Ketua Mahkamah Agung (MA) No.221/KMA/SK/2016 atas permohonan dari Kajati DKI dan Kapolda Metro Jaya.

Lebih lanjut, Dwiarso menuturkan bahwa putusan ini bukan tampa sejumlah pertimbangan dari majelis hakim PN Jakarta Utara. Majelis hakim telah menimbang dan menilai dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) telah jelas dan cermat.

Sementara itu, dalam putusan sela ini, Ahok menyatakan akan berkonsultasi dengan tim pengacaranya terkait putusan hakim yang melanjutkan persidangan.

Baca Berita Terbaru Kami
<< Sebelumnya | Berikutnya >>

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp

From our editorial team

Widiynews.com adalah tempat menulis untuk semua orang. Yuk kirim juga tulisanmu sekarang

ARTIKEL YANG KAMI PILIH KHUSUS UNTUKMU

Baca Juga

Kebijakan Berkomentar:

Mohon untuk berkomentar relevan sesuai topik bahasan! Komentar tidak relevan, SPAM atau memiliki link aktif akan kami hapus.