Jalani Sidang Ke-15, Ahok Hadirkan Tiga Saksi Ahli Salah Satunya Dari PBNU

Jalani Sidang Ke-15, Ahok Hadirkan Tiga Saksi Ahli Salah Satunya Dari PBNU

Widiynews.comBerita Terkini. Sidang kasus penodaan agama gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok hari ini kembali digelar. Sidang ke-15 yang digelar di Auditorium Kementerian Pertanian Jakarta Selatan ini mengagendakan pemeriksaan sejumlah saksi-saksi. Ada tiga saksi meringankan yang akan dihadirkan oleh tim pengacara Ahok.

“Sidang lanjutan ini pemeriksaan ahli-ahli dari penasihat hukum,” kata Humphrey Djemat, anggota tim kuasa hukum Ahok di Jakarta, Selasa.

Menurut keterangan Humprey, tiga saksi ahli yang akan dihadirkan dalam sidang Ahok hari ini adalah ahli agama Islam yang merupakan Rais Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Jakarta dan dosen Fakultas Syariah IAIN Raden Intan, Lampung, Ahmad Ishomuddin.

Sementera untuk ahli bahasa, pengacara Ahok akan menghadirkan guru besar linguistik Fakultas Ilmu Budaya, dari Universitas Indonesia, Rahayu Surtiati Hidayat. Dan untuk ahli hukum tim pengacara menghadirkan C Djisman Samosir yang merupakan dosen Fakultas Hukum, dari Universitas Katolik Parahyangan, Bandung.

“Ketiga saksi itu akan kami hadirkan dalam sidang besok,” terang Humprey kepada salah satu media di Jakarta, Senin 20 Maret 2017.

Jalani Sidang Ke-15, Jalani Sidang Ke-15, Tim Ahok Hadirkan Tiga Saksi Ahli Salah Satunya Dari PBNU
Copyright: Kompas

Humprey mengatakan pihaknya menunggu keterangan dari Ahli Agama Islam KH Ahmad Ishomuddin. Sebab, kata dia, keterangan dari Rais Syuriah PBNU Jakarta itu akan berbeda dengan keterangan dari Rois Aam PBNU Ma’ruf Amin.

“Besok lebih seru lagi karena ada ahli agama dari PBNU yang pendapatnya berbeda dengan pendapat Rois Aam nya,” ucap Humprey.

Sidang ke-15 akan dimulai pukul 09.00 WIB. Arus lalu lintas di depan Gedung Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, di Jalan RM Harsono baik yang mengarah ke Ragunan maupun Mampang Prapatan sudah ditutup polisi baik jalur umum maupun jalur Bus Transjakarta.

Ahok dikenakan dakwaan alternatif yakni Pasal 156a dengan ancaman 5 tahun penjara dan Pasal 156 KUHP dengan ancaman 4 tahun penjara.

Baca Juga: Lawatan Raja Salman ke Maladewa Terpaksa Ditunda Karena Flu Babi

Mari Bagikan :
Didiklah anak-anakmu itu berlainan dengan keadaan kamu sekarang kerana mereka telah dijadikan Tuhan untuk zaman yang bukan zaman engkau. (Umar bin Khattab)