Ini 10 Orang Terkaya di Indonesia Versi Forbes 2017

Ini 10 Orang Terkaya di Indonesia Versi Forbes 2017

WIDIYNEWS.COMOrang Terkaya di Indonesia. Seperti biasanya, Forbes baru saja merilis daftar nama-nama orang terkaya didunia untuk tahun 2017.  Hampir selama sembilan tahun berturut-turut, keluarga Hartono tercatat sebagai orang terkaya di Indonesia dengan menempati posisi teratas dengan jumlah kekayaan mencapai 32.3 miliar dollar AS.

Kekayaan sembilan dari 10 orang ini naik setidaknya 10 persen sepanjang tahun lalu. Hal ini dikarenakan meningkatknya saham mereka.

Secara umum, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa efek Indonesia pun tumbuh 17 persen sepanjang periode tersebut. Total kekayaan 50 orang terkaya di Indonesia kini mencapai 126 miliar dollar AS, naik dari 99 miliar dollar AS pada tahun lalu.

Orang Terkaya di Indonesia Tahun 2017 Versi Forbes

Faktor lain yang mendorong peningkatan valuasi para konglomerat adalah terkuaknya jumlah kekayaan mereka setelah ikut dalam program amnesti pajak tahun lalu.

Amnesti pajak memberi kesempatan bagi para taipan dalam negeri untuk mengakui aset mereka yang selama ini disembunyikan dengan membayar dalam jumlah relatif kecil.

Hal tersebut pula yang mengantarkan posisi Presiden Komisioner Mayora Group, Jogi Hendra Atmadja meroket 25 peringkat ke posisi nomor 10 dengna jumlah kekayaan 2.7 miliar dollar AS.

Pada tahun lalu, kekayaan Jogi hanya tercatat sebesar 850 juta dolar AS. Berikut ini adalah 10 orang terkaya di Indonesia tahun 2017 versi Forves.

  1. Robert Budi dan Michael Hartono (Djarum, 32.3 miliar dollar AS)
  2. Eka Tjipta Widjaja (sinarmas Group, 9.1 miliar dollar AS)
  3. Susilo Wonowidjojo (Gudang Garam, 8.8 miliar dollar AS)
  4. Anthoni Salim (Indofoof, 6.9 miliar dollar AS)
  5. Sri Pakash Lohia (Indorama, 6.4 milar dollar AS)
  6. Boenjamin Setiawan (Kalbe Farma, 3.65 miliar dollar AS)
  7. Chairul Tanjung (CT Corp, 3.6 mililar dollar AS)
  8. Tahir (Mayapada Group, 3.5 miliar dollar AS)
  9. Mochtar Riady (Lippo Group, 3 miliar dollar AS)
  10. Jogi Hendra Atmadja (Mayora Group, 2.7 miliar dollar AS)

Benarkah Ada Aroma Politik dalam Reuni Akbar Alumni 212?

Benarkah Ada Aroma Politik dalam Reuni Akbar Alumni 212?

WIDIYNEWS.COM – Para Alumni 212 akan melaksanakan pertemuan akbar yang rencananya bakal digelar di Silang Monumen Nasional (Monas) pada Sabtu 2 Desember 2017 mendatang.

Acara tersebut mengingatkan pada peristiwa lalu, dimana pada tanggal yang sama, disaat ribuan orang berkumpul untuk mendesak pemerintah menahan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang kini resmi ditahan karena kasus penistaan agama.

Terkait kegiatan tersebut, Ketua Komisi Informasi dan Komunikasi (Infokom) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Masduki Baidlowi mengaku sangsi, Reuni Alumni 212 itu bakal berhasil menggaet banyak orang seperti tahun lalu. Ia pun menilai, pertemuan tersebut tidak lagi relevan.

Mengingat, sasaran tahun lalu sudah tercapai. Karena itu, Masduki berpendapat, tidak ada alasan lagi Reuni Alumni 212 diselenggarakan. “Target itu sudah selesai makanya sudah,” kata dia.

Secara kelembagaan, MUI menilai bahwa Reuni Alumni 212 tidak perlu dilaksanakan. Masduki berpendapat aksi-aksi semacam itu lebih bersifat simbolis. Padahal, umat Islam perlu tindakan untuk menjawab persoalan konkret yang sedang dihadapi.

Sebagai contoh, kesenjangan ekonomi yang menjadi persoalan kontemporer keumatan. Masduki berharap potensi umat Islam lebih fokus melakukan hal-hal yang lebih produktif. “Tantangan umat Islam sekarang adalah mencari kehidupan yang lebih baik, lebih sejahtera,” ujarnya.

Lantas, jika sudah tak lagi relevan, mengapa aksi semacam ini masih dilakukan?

Pengamat Politik Saiful Mujani Research and Consulting, Sirojudin Abbas, mengatakan hal yang sama seperti Masduki. Menurutnya, Reuni 212 yang bakal digelar pada Sabtu besok tak lagi relevan dengan situasi yang terjadi saat ini. Hal itu tentu berbeda dengan aksi 212 yang terjadi tahun lalu.

Menurut Abbas, Aksi 212 pada tahun lalu terjadi di momentum yang serba kebetulan. Sementara Reuni Alumni 212, baginya, mirip strategi politik tertentu. “Untuk target politik jangka panjang saya kira, Pilpres 2019,” sindir Abbas.

Aksi ini juga berpeluang dimanfaatkan partai politik untuk kepentingan tertentu. Abbas secara lebih menyebut partai yang dekat dengan kemunculan Aksi 212.

Saat Pilkada DKI 2017 mereka berada di posisi berlawanan dengan Ahok. Beberapa tokoh partai politik sendiri telah menyatakan akan turut menghadiri Reuni Alumni 212 besok. Mereka, ujar Abbas, memanfaatkan pertemuan akbar tersebut untuk menjaga hubungan baik dengan para peserta Aksi 212. Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk mendapat dukungan dari para peseta aksi pada Pemilu mendatang. “Termasuk menjaga kekuatan politik baru di 2019. Itu dari kacamata parpol,” ia memberikan analisis.

Disisi lain, tercipta semacam simbiosis. Gerakan Aksi 212 akan mendapat pembenaran. Mereka seolah mendapat sokongan legitimasi dari tokoh formal. Sinyalemen muatan politik di Reuni 212 sebenarnya sebelumnya sudah diutarakan oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Dia mengatakan, ada agenda kepentingan politik Pilkada serentak 2018 dan persoalan Pilpres 2019 dibalik pelaksanaan acara tersebut.

“Ini enggak akan jauh-jauh dari politik juga, tapi politik 2018/2019. Sudahlah, ini pasti larinya ke arah politik 2018-2019,” kata Tito di Hotel Bidakara, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis (30/11/2017).

Senada, Menteri Koordinator Politik dan Keamanan, Wiranto khawatir kegiatan itu malah membuat situasi tidak kondusif. Terlebih menjelang Pilpres 2019. Menurut Wiranto, situasi kondusif dibutuhkan agar masyarakat dapat memilih pemimpin yang tepat.

Ia menganjurkan agar masyarakat dapat melakukan hal-hal positif yang lebih membangun, bukan menggelar berbagai kegiatan yang dapat memecah persatuan bangsa. “Lebih baik energi itu digunakan pada hal-hal yang positif, membantu pembangunan, membantu mengamankan lingkungan menghadapi terorisme dan radikalisme,” jelasnya.

Tudingan Bermuatan Politik Dibantah Alumni 212

Tudingan pertemuan akbar Alumni 212 bermuatan politik dibantah oleh Ketua Presidium Alumni 212, Slamet Ma’arif. Ia menegaskan, acara itu tidak ada kaitannya dengan Pilpres 2019 mendatang. “Itu (yang bilang) sih belum pada move on. Berlebihan saja. Kita tidak ada urusan (dengan politik),” katanya.

Menurutnya, ada dua alasan yang melatarbelakangi Reuni 212. Pertama, penyelenggaraan tersebut bertepatan dengan momentum Maulid Nabi Muhammad SAW. Kedua, persatuan umat Islam setahun lalu dalam aksi 212 perlu disyukuri. “Kalau bersyukur nikmatnya kan akan ditambah,” ia berujar.

Slamet menjelaskan Reuni Alumni 212 tidak bersifat eksklusif. Semua kalangan diundang. Bahkan, kata dia, dari kalangan non-Muslim. Pun dengan beberapa pejabat yang sudah menyampaikan kesediannya untuk hadir. Slament mencontohkan Ketua MPR Zulkifli Hassan, serta Wakil Ketua DPR Fadli Zon dan Fahri Hamzah sudah menyatakan hadir. “Semua kita undang. Presiden kan alumni juga, Kapolri alumni juga,” katanya.

Ia meminta, orang-orang yang berpandangan Reuni Alumni 212 punya nuansa politis. juga hadir. Tujuannya, agar mereka bisa melihat kenyataannya secara langsung. Slamet berharap Reuni Alumni 212 tidak dilihat berlebihan. Ia menegaskan kegiatan tersebut bukan bertujuan menciptakan perpecahan.

Kegiatan Reuni Alumni 212 sudah mendapat lampu hijau. Pemprov DKI sudah meluluskan permohonan izin penggunaan Monas sebagai lokasi pertemuan akbar. “Suratnya sudah masuk kira-kira seminggu yang lalu. Kemudian, diberi acc (disetujui),” kata Gubernur DKI Anies Baswedan di Gedung DPRD DKI, Kamis (30/11/2017).

Ia menyatakan, pelaksanaan Reuni Alumni 212 mengikuti aturan yang berlaku. Regulasi penggunaan Monas sendiri baru saja direvisi Pemprov DKI. Sebelumnya, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, saat menjabat Gubernur DKI Jakarta, hanya mengizinkan Monas untuk kegiatan netral. Hal itu sesuai dengan SOP Pemanfaatan Area Monas Nomor 08 tahun 2015.

Monas hanya untuk agenda kenegaraan juga sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Gubernur DKI Jakarta Nomor 150 Tahun 1994 tentang Penataan Penyelenggaraan Reklame di Kawasan Taman Medan Merdeka (Monumen Nasional) serta SK Gubernur DKI Jakarta Nomor 14 Tahun 2004 tentang Penyelenggaraan Reklame Dalam Bentuk Baliho, Umbul-Umbul, dan Spanduk di DKI Jakarta.

Di era Anies-Sandi, Monas dizinkan digunakan untuk menggelar kegiatan kebudayaan dan keagamaan. Anies sendiri memastikan perizinan terkait Reuni Alumni 212 sudah sesuai aturan. “Saya katakan, pastikan sesuai dengan Pergub yang baru,” ujarnya.

Yang jelas, Anies mengaku belum mengetahui apakah dirinya akan memberikan sambutan pada Reuni Alumni 212 atau tidak. “Belum tahu tuh,” ucapnya.

Soal lokasi, Kapolda Metro Jaya, Irjen Idham Azis menyarankan agar tidak dilakukan di Monas. Berdasarkan surat pemberitahuan, kata Jenderal Idham, acara tersebut diawali dengan salat subuh berjamaah. Dia mengimbau agar acara Maulid Agung dan Reuni Akbar itu dilaksanakan di Masjid Istiqlal saja.

“Kami merencanakan, kalau bisa mengajak rekan-rekan ini, sudah lakukan saja di dalam Istiqlal, supaya aman terkendali. Teman-teman Polri-TNI juga siap mengamankan dengan baik,” ujar Idham di Mapolda Metro Jaya, Selasa (21/11/2017).

Kendati begitu, Idham tak mempermasalahkan seandainya panitia tetap ingin acara reuni alumni aksi 212 dilaksanakan di Monas. Ia menegaskan akan menyiapkan pengamanan untuk kegiatan tersebut. “Saya bersama Pangdam Jaya telah menyiapkan pengamanan untuk tanggal 2 Desember tersebut. Saya menyiapkan kurang lebih 25.000 personel,” kata dia.

Begini Reaksi Sandiaga Uno Saat Tahu Hotel Alexis Tak Tutup Malah Berganti Nama 4Play!

Begini Reaksi Sandiaga Uno Saat Tahu Hotel Alexis Tak Tutup Malah Berganti Nama 4Play!

WIDIYNEWS.COM – Kabar tempat hiburan dan Hotel Alexis tidak jadi tutup dan justru ganti nama beredar luas dimedia sosial. Kabar heboh ini pun langsung menjadi perbincangan para netizen.

Seperti diketahui bersama, pada bebarapa bulan lalu Hotel Alexis berhenti beroperasi karena izin usaha tidak diperpanjang oleh Pemprov DKI Jakarta. Dan kini, justru beredar informasi kalau griya pijat itu justru berganti nama menjadi 4Play.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno yang dalam kampanye Pilkada DKI sebelumnya sempat berjanji bakal menutup tempat hiburan tersebut justru mengaku tidak tahu terkait perubahan nama tersebut. Bahkan, Sandiaga kaget saat dimintai konfirmasi terkait perubahan nama Hotel Alexis itu.

“Serius? (ganti nama). Belum tahu (pergantian nama Alexis menjadi 4Play). Belum ada laporannya,” kata Sandiaga di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (27/11).

Menurut Sandi, jika benar Alexis berganti nama, Sandiaga berharap bisa menciptakan lapangan pekerjaan yang baru dan bisa mengganti citra hotel sebagai tempat prostitusi menjadi tempat mencari nafkal yang halal.

“Misalnya berubah konsep ini sesuai peraturan, sesuai dengan ketentuan, sesuai juga dengan perizinannya dan nanti juga akan diverifikasi. Ya kami mendukung untuk penciptaan lapangan kerja,” ujarnya.

Pihaknya juga berharap masyarakat terus memantau kegiatan yang dilakukan tempat tersebut agar tidak terjadi kesalahan yang sama.

“Tapi sekarang kita jangan suudzon dulu, kalau misal mereka mau berubah kan ada pintu tobat. Jadi pintu yang memungkinkan mereka berubah apa namanya lini usaha,” tandasnya.

 

Disebut Kawasan Semrawut, Ini Tanggapan Sandiaga Uno Usai Melintasi Tanah Abang

Disebut Kawasan Semrawut, Ini Tanggapan Sandiaga Uno Saat Melintasi Tanah Abang

Kawasan Pasar Tanah Abang Disebut Semrawut, Ini Tanggapan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno.

WIDIYNEWS.COM – Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Sandiaga Uno mengklaim bahwa kawasan pasar Tanah Abang bersih dan rapih tidak seperti apa yang telah dikatakan sebagian orang bahwa kasawan itu semrawut.

Hal ini diketahui sendiri usai Sandiaga bersepeda melewati kawasan Tanah Abang pada Jumat 24 November 2017 pagi tadi.

Sandiaga mengaku sengaja melintasi kawasan itu untuk meninjau secara langsung. Menurutnya, kawasan yang ia lalui itu nampak bersih dan rapih.

“Kita tadi sempat stop di Tanah Abang, di Tanah Abang pagi-pagi, Alhamdulillah ya tadi lumayan rapi bersih, walaupun katanya semrawut tapi tadi terlihat bersih,” ujar Sandi di Pendopo, Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat.

Ia sendiri tidak yakin, jika kawasan itu nampak bersih dan rapi karena secara dipersiapkan sebelum ia tiba saat bersepeda. “Segala macem dibilang semrawut, tadi temen-temen ngeliat, apa karena saya mau datang disiapin dulu, saya ga ngerti,” kata Sandi.

Selain itu, titik kemacetan yang kerap terjadi di kawasan Tanah Abang juga telah terurai, seperti di area trotoar. “Trotoarnya bersih, terus warganya sudah terarah kan begitu keluar stasiunnya sudah ga melebar ke jalan lagi,” ungkap Sandi.

Hasil pantauan langsung ini, menurut Sandiaga akan dilaporkan langsung kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, untuk segera diumumkan konsep penataan Tanah Abang selanjutnya.

“Sudah keliling naik sepeda sama Komite Sepeda Indonesia dan saya akan laporkan ke Pak Anies karena kita sudah memasuki tahap akhir, jadi pengumuman nanti penataan tanah Abang untuk sosialisasi,” ujar Sandi.

Meski kali ini terlihat rapi, namun pria yang akrab disapa Bang Sandi ini mengaku sesekali kawasan itu terlihat semrawut. “Jadi, memang kadang-kadang agak semrawut, kadang-kadang rapi,” ucap Sandi.

Baca Juga: Pemprov DKI Adakan Program Beras Premium Murah Khusus PNS DKI

Sayangnya, Sandiaga enggan menjelaskan konsep penataan Tanah Abang yang akan dikerjakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

“Kami mesti melihat impact-nya dari kebijakan yang akan diambil. Saya enggak akan pakai katanya, katanya. Semua berbasis data dan pandangan mata sendiri,” kata Sandi.

 

 

 

 

 

 

 

Inilah 5 Produsen yang Menguasai Pasar Smartphone Indonesia

Inilah 5 Produsen yang Menguasai Pasar Smartphone Indonesia

Inilah 5 Produsen yang Berhasil Menguasai Pasar Smartphone Indonesia, Siapa Saja?

WIDIYNEWS.COM – Perusahaan riset International Data Corporations (IDC) baru-baru ini merilis laporan terbaru hasil pengapalan ponsel smartphone di Indonesia untuk kuartal ketiga 2017.

Menurut laporan IDC, tercatat sekitar 7.2 juta ponsel masuk ke Indonesia. Meski mencatatkan angka yang sama tingginya, namun ternyata jumlah itu mengalami penurunan yang cukup signifikan dibanding kuartal sebelumnya.

Meski demikian, dari hasil laporan dan grafik tersebut dapat diperoleh data bahwa terdapat lima pabrikan ponsel cerdas yang berhasil mengusai pasar smartphone di Tanah Air.

Diurutan pertama, vendor asal Korea, Samsung berhasil menguasai 30 persen pasar Indonesia. Meski masih tetap nomor satu, sebenarnya pangsa pasar Samsung mengalami penurunan secara yera on year, atau pada kuartal yang sama pada tahun sebelumnya, saat mereka berhasil mengusai 32 persen pasar Indonesia.

Diurutan kedua, Oppo nampak berhasil membayang-bayangi sang raja smartphone itu. Oppo berhasil meraih pasar 25.5 persen menurut data IDC. Laporan ini sekaligus menunjukkan penjualan Oppo mengalami peningkatan dibanding kuartal yang sama pada 2016. Dimana saat itu, pabrikan asal Tiongkok ini hanya menguasai 16.7 persen pangsa pasar ponsel Indonesia.

Inilah 5 Produsen yang Menguasai Pasar Smartphone Indonesia

Diurutan ketiga, vendor Advan berhasil menguasai 8.3 persen yang disusul pada posisi berikutnya oleh Vivo 7.5 persen, dan Xiaomi diurutan kelima dengan pangsa pasar 5.2 persen.

Yang cukup mencuri perhatian dari data yang dirilis IDC ini, dimana dapat dilihat bahwa tiga dari lima nama vendor smartphone terbesar di Indonesia saat ini adalah berasal dari China.

Baca Juga: Makin Keren, Facebook Messenger Kini Bisa Berkirim Gambar 4K

Sebaliknya, vendor Lenovo, Smartfren, dan juga Asus yang setahun lalu masih tertera dalam daftar lima besar vendor smartphone di Indonesia saat ini berhasil dilibas oleh ketiganya.

“Vivo dan Xiaomi adalah dua perusahaan asal China yang paling mencuri perhatian di pasar smartphone Indonesia atas raihan pangsa pasarnya. Vivo melanjutkan aktivitas marketingnya yang agresif — sama seperti Oppo,” tulis IDC dalam keterangan persnya.

Dan yang lebih menarik, Selain Samsung meski pasar Indonesia kini berhasil dikuasai oleh tiga nama vendor asal China, Advan menjadi satu-satunya produsen lokal yang berhasil melibas ketiga-tiganya. Hal ini terbukti dari jumlah pengapalan ponsel menurut IDC.

Menarik Lainnya: Samsung Galaxy S9 Siap Melenggang Awal 2018?

Punya Payudara Super Besar, Wanita Ini Justru Merasa Tersiksa, Ternyata Ini Penyebabnya!

Punya Payudara Super Besar, Wanita Ini Justru Merasa Tersiksa, Ternyata Ini Penyebabnya!

Memiliki Payudara Super Besar, Wanita Ini Justru Merasa Tersiksa. Ternyata Ini Penyebabnya!

WIDIYNEWS.COM – Tidak sedikit wanita yang rela melakukan operasi demi mendapatkan bentuk dan ukuran payudara yang mereka inginkan. Bahkan, banyak pula wanita yang berharap memiliki ukuran besar hanya dalam waktu instan.

Namun, siapa sangka jika tak semua wanita bangga dengan ukuran bagian tubuhnya itu. Salah satunya seperti ibu dari dua anak ini.

Dia adalah Sheriden Larkman, dari Victoria’s Trafalgar. Ia memiliki payudara yang mulai berkembang sejak usia delapan tahun dan kini perkembangan payudaranya telah menyiksa hidupnya.

Ia mengungkapkan, payudaranya itu terus membesar seperti balon melewati masa remajanya. Hal ini juga memaksanya untuk memesan bra ukuran khusus yang diimpor dari luar negeri karena sulitnya mencari ukuran yang pas dengan dadanya itu.

Meski menderita yang cukup menyiksa, ibu dua anak itu mengatakan bahwa kini ia telah mendaftarkan diri untuk menjalani operasi pengurangan payudara sejak dia berusia 16 tahun.

Tujuh tahun lamanya ia menunggu operasi tersebut. Kini Sheridan sudah berusia 23 tahun dan masih saja tetap menunggu.

“Saya benci payudara saya. Saya tidak ingin menjadi tua dan harus berada di tempat tidur meringkuk karena ketegangan yang saya taruh di tulang belakang saya. Dengan payudara yang lebih besar, jelas ada banyak rasa sakit yang menyertainya. Sakit punggung, nyeri pada bahu dan saya alami sklerosis ringan,” kata Sheridan, seperti dilansir dari laman Daily Mail, Rabu (22/11/2017).

Ia bercerita, saat usianya masih 10 tahun, bara yang ia kenakan sama seperti ukuran anak SMA pada umumnya. Bahkan, kawat bra-nya akan keluar setelah semakin lama tak kuat menopang beban dari payudaranya yang kian membesar itu.

Hingga kini, belum diketahui apa penyebab payudara Sheridan terus membesar. Namun, hal ini membuatnya sangat lelah mencoba pakaian dan amat lelah menutupi payudaranya untuk menghindari dari komentar kasar orang-orang disekitarnya.

Baca Juga: Sungguh Biadab, Gadis Cantik Ini Dipaksa Melayani 30 Pria Perhari Selama 4 Tahun

 

Sungguh Biadab, Gadis Cantik Ini Dipaksa Melayani 30 Pria dalam Satu Hari Selama 4 Tahun

Sungguh Biadab, Gadis Cantik Ini Dipaksa Melayani 30 Pria dalam Satu Hari Selama 4 Tahun

Gadis Cantik Ini Dipaksa Melayani 30 Pria dalam Satu Hari Selama 14 Tahun

WIDIYNEWS.COM – Kasus pelecehaan seksual terutama pemerkosaan terhadap kaum hawa terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Tak hanya di Indonesia, di belahan negara-negara lain, kasus pemerkosaan menjadi kasus yang paling disoroti oleh banyak pihak.

Pasalnya, dalam beberapa kasus yang terjadi, para wanita yang dipaksa melayani nafsu bejat sang pelaku juga diperlakukan dengan sangat sadis dan cukup mengerikan.

Mereka dipukuli, ditampar, diikat menggunakan rantai besi hingga disiram menggunakan cairan lilin yang dibakar di bagian tubuhnya. Tak hanya sekali, bahkan kejadian memilukan ini terjadi hampir setiap hari selama bertahun-tahun.

Seperti yang dialami oleh gadis cantik asal Mexico ini. Ia harus mengalami luka fisik dan mental selama 4 tahun lamanya. Sejak berusia 12 tahun, ia harus menjadi korban perdagangan manusia.

Dilansir dari Netralnews.com, peristiwa itu bermula ketika gadis bernama Karla Jacinto itu menunggu temannya di stasiun kereta Mexico City. Kemudian dia yang terlihat sendirian langsung diciduk oleh beberapa orang yang tidak ia kenali.

Awalnya ia diberi hadiah cokelat, pakaian sejumlah hadiah lain untuk menyenangkan hatinya. Namun, beberapa hari kemudian dia justru dipaksa untuk melayani nafsu bejat 30 laki-laki dalam satu hari.

Tidak dilecehkan, dari beberapa pria yang memaksanya berhubungan badan itu melakukan penyiksaan seperti pemukulan, penamparan bahkan dia sempat diikat dengan rantai dan tubuhnya disiram dengan cairan lilin yang dibakar.

Selama 4 tahun dia terus menerus melayani para pria hidung belang mulai dari pukul 10 hingga tengah malam. Setidaknya ada 30 pria perhari yang harus ia layani. Bisa dibilang ia harus menjadi budak s#ks untuk para pelanggan gerombolan yang telah menculiknya.

“Pria itu mulai menyetirku ketika aku dipaksa berhubungan dengannya, baik itu posisi, bagaimana aku harus bersikap, dan lamanya aku harus melayani mereka, bagaimana aku harus bicara kepada mereka,” ungkapnya seperti dikutip dari The Sun.

Bisa dibayangkan, jika dalam satu hari harus melayani 30 pria, maka gadis cantik asal Mexico ini telah malayani setikdnya 43.000 kali. Sungguh sangat mengerikan dan sangat biadab para pelakunya.

Kejadian ini sangatlah miris dan memilukan. Lantas, masih adakah para gadis atau wanita yang bernasib sama seperti Karla Jacinto dalam sejarah dunia? Sulit sekali untuk menjawabnya. Jangan-jangan ada Tanah Air ini. Yang jelas, negara-negara didunia harus benar-benar mampu memberi perlindungan terhadap kaum perempuan didunia, karena mereka tidak lain adalah ibu, saudari, istri dan anak-anak perempuan kita.

 

 

Heboh, Tiang Listrik ‘Papa’ Novanto Muncul di Google Maps, Kok Bisa?

Heboh, Tiang Listrik 'Papa' Novanto Muncul di Google Maps, Kok Bisa?

Novanto Terkini. Heboh, Tiang Listrik ‘Papa’ Novanto Muncul di Google Maps.

WIDIYNEWS.COM – Sebelum mendekam di rumah tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), tersangka kasus dugaan korupsi e-KTP, Setya Novanto mengalami kecelakaan. Mobil yang ditumpanginya menabrak tiang listrik di Jalan Permata Hijau, Jakarta Selatan.

Akibat kecelakaan tunggal tersebut, Ketua DPR itu dikabarkan sempat tak sadarkan diri dan mengalami luka cukup serius dibagian kepala dan kedua lengannya.

Pasca terjadinya kecelakaan Novanto, tiang listrik yang ditabrak menggunakan mobil Fortuner ini bahkan sempat viral di media sosial. Bahkan, lokasi kejadian dan tiang listrik tersebut seakan-akan menjadi tempat wisata baru bagi warga.

Kemacetan kerap terjadi di lokasi tersebut karena kendaraan yang melintas mengambil gambar tiang listrik yang kini berhiaskan karangan bunga dari warga.

Tak hanya di medsos, baru-baru ini lokasi kecelakaan dan tiang listrik yang ditabrak oleh Ketua Umum Partai Golkar itu pun sempat muncul di Google Maps. Lokasi itu diberi nama “Tiang Listrik Papa”.

Entah siapa yang memberi nama di aplikasi itu, sehingga orang akan mudah mencari lokasi tersebut. Namun, munculnya titik lokasi kecelakaan dan tiang listrik yang ditabrak oleh kendaraan Novanto itu sempat mejadi viral dikalangan pengguna internet.

Sayang, meski sempat viral dan menjadi perbincangan publik, tanda titik kecelakaan tersangka kasus korupsi e-KTP itu sudah menghilang dari Google Maps. Pada aplikasi peta Google itu kini tidak terdapat tanda apapun di titik kecelakaan Novanto.

Dalam beberapa hari terakhir, topik tiang listrik menjadi perhatian. Bahkan tren perbincangan tiang listrik ini menginspirasi pengembang game asal Yogyakarta menciptakan game unik “Tiang Listrik”. Popularitas tiang listrik ini muncul setelah terjadi kecelakaan Novanto.

 

 

Jabatan Ketua DPR Setya Novanto Terancam Dicopot, Jika…..

Jabatan Ketua DPR Setya Novanto Terancam Dicopot, Jika.....

Berita Terkini. Jabatan Setya Novanto Sebagai Ketua DPR Terancam Dicopot.

WIDIYNEWS.COM – Nasib tersangka kasus dugaan korupsi e-KTP Setya Novanto sebagai anggota dewan dan Ketua DPR RI berada diujung tanduk. Novanto terancam diberhentikan dari jabatannya.

Menurut Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Sufmi Dasco Ahmad, pihaknya akan mengumpulkan 10 fraksi di DPR untuk membahas dugaan pelanggaran etik yang telah dilakukan oleh Novanto.

“Ada laporan pelanggaran kode etik terhadap Setya Novanto. Mengenai tidak dapat menjalankan sumpah jabatan dan pencemaran nama baik DPR,” kata Sufmi, Rabu (22/11/2017) seperti dikutip dari Liputan6.com.

Baca Juga: Pasca Gunung Agung Meletus, Hujan Abu Vulkanik Diprediksikan Melanda Bali

Sufmi menambahkan, Novanto baru dapat diberhentikan sebagai Ketua DPR jika sudah terbukti terdakwa dalam kasus yang kini sedang membelitnya. “Kan sudah jelas dalam aturan, kalau terdakwa baru diproses jabatan sebagai Ketua DPR-nya,” tandas Sufmi.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan mengatakan, pimpinan DPR bakal menggelar rapat pimpinan atau rapim. Dalam rapat tersebut, menurut Taufik akan membahas posisi pelaksana tugas (Plt) Ketua DPR.

Baca Juga: Praperadilan Jonru Ginting Ditolak PN Jaksel, Ini Reaksi Pelapor

Seperti diketahui, Setya Novanto kini telah resmi menjadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Novanto diduga ikut ambil bagian dalam aliran dana korupsi Kartu Tanda Penduduk (e-KTP).

“Saya jelaskan mekanismenya dan kondisi yang ada, mekanisme bisa dipercepat tapi dengan tidak lepas dari ketentuan Tatib dan UU MD3 (Undang-undang MPR, DPR, DPD dan DPRD), misalnya rapim untuk tentukan Plt pun harus lengkap,” ujar.

Pasca Gunung Agung Meletus, Hujan Vulkanik Diprediksikan Melanda Bali

Pasca Gunung Agung Meletus, Hujan Vulkanik Diprediksikan Melanda Bali

Berita Terkini. Pasca Gunung Agung Meletus, Hujan Vulkanik Diprediksikan Melanda Bali

WIDIYNEWS.COM – Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali kini dinyatakan siaga level III oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Sejumlah warga kembali berbondong-bondong mengungsi usai Gunung Agung meletus pada Selasa sore kemarin. Kembalinya warga ke kawasan pengungsian ini pun dibenarkan oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem, Bali, Ida Bagus Ketut Arimbawa.

Menurut Ida, warga yang tinggal di Desa Sebudi, Bebandem, dan Desa Buana Giri serta desa lainnya di KRB (Kawasan Rawan Bencana) III sudah turun ke pengungsian.

Mengungsinya warga, menurut Ida, karena telah melihat sendiri gunung setinggi 3.142 Mdpl itu mengeluarkan kepulan asap berwarna aku pekat setinggi 600 meter.

“Itu setelah sebelumnya mereka menyaksikan kepulan asap tebal menyembul dari kawah Gunung Agung,” kata Ida Bagus, Selasa 21 November 2017.

Terkait bencana tersebut, Kepala Sub Bidang Mitigasi Gunung Api Wilayah Timur PVMBG, Devy Kamil Syahbana meminta kepada warga untuk tetap tenang dan mengikuti rekomendasi PVMBG.

“Agar warga kosongkan area di dalam radius 6 kilometer dari kawah puncak Gunung Agung dan ditambah perluasan sektoral ke arah Utara-Timur Laut dan Tenggara-Selatan- Barat Daya sejauh 7,5 kilometer,” ujar Devy seperti dikutip dari Liputan6.com.

Devy juga mengatakan, akan terjadi potensi hujan abu lebat yang melanda seluruh Zona Perkiraan Bahaya. Hujan abu lebat juga dapat meluas dampaknya keluar zona tergantung pada arah dan kecepatan angin.

Baca Juga: Suara Gemuruh dari Gunung Agung Mulai Terdengar di Kawasan KRB III

“Pada saat rekomendasi ini diturunkan, angin bertiup dominan ke arah Selatan-Tenggara. Diharapkan agar hal ini dapat diantisipasi sejak dini, terutama dalam menentukan lokasi pengungsian,” tegas Devy.

Sementara itu, Menteri Pariwisata Arief Yahya meminta adanya koordinasi antarlembaga pemerintah daerah, industri, dan semua stakeholder pariwisata lebih aktif lagi untuk mengantisipasi bencana ini.

“Kita tidak pernah meminta ada bencana, tetapi kita harus siap dengan semua skenarionya,” katanya.

“Untuk masyarakat di mana pun berada, mari kita doakan agar situasi di Bali selalu aman dan kondusif,” harapnya.