Bacaan Doa Agar Dijauhkan dari Perbuatan Maksiat

Bacaan Doa Agar Dijauhkan dari Perbuatan Maksiat

UMAT Islam berkewajiban untuk menjauhi dosa besar dan dosa kecil. Mereka perlu mengetahui mana perbuatan yang mengandung kemaksiatan untuk dihindari.

Mereka juga dianjurkan untuk berdoa sebagai bagian dari ikhtiar untuk menjauhi masiat tersebut.

اَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْئَلُكَ التَوْبَةَ وَدَوَامَهَا وَنَعُوْذُ بِكَ مِنَ المَعْصِيَةِ وَأَسْبَابِهَا وَذَكِّرْنَا بِالخَوْفِ مِنْكَ قَبْلَ هُجُومِ خَطَرَاتِهَا، وَاحْمِلْهُ عَلَى النَّجَاةِ مِنْهَا وَمِنْ التَّفَكُّرِ فِي طَرَائِقِهَا وَامْحُ مِنْ قُلُوبِنَا حَلَاوَةَ مَا اجْتَبَيْنَاهُ مِنْهَا، وَاسْتَبْدِلْهَا بِالكَرَاهَةِ لَهَا وَالطَّمَعِ لِمَا هُوَ بِضِدِّهَا

Allāhumma innā nas’alukat taubata wa dawāmahā, wa na‘ūdzu bika minal ma‘shiyati wa asbābihā, wa dzakkirnā bil khaufi mina qabla hujūmi khatharātihā, wahmilhu alān najāti minhā wa minat tafakkuri fī tharā’iqihā, wamhu min qulūinā halāwata majtabaināhu minhā, wastabdilhā bil karāhati lahā wat thama‘I li mā huwa bi dhiddihā.

Artinya:

“Ya Allah, kepada-Mu kami meminta pertobatan dan kelanggengannya. Kepada-Mu, kami berlindung dari maksiat dan sebab-sebabnya. Ingatkan kami agar takut kepada-Mu sebelum datang bahaya maksiat. Bawakan ketakutan itu untuk menyelamatkan kami dari maksiat dan dari pikiran di jalanan maksiat. Hapuskan kelezatan maksiat yang kami pilih dari hati kami. Gantikan kenikmatan itu dengan rasa tidak suka dan keinginan terhadap lawanan maksiat,” (Lihat Perukunan Melayu, ikhtisar dari karya Syekh M Arsyad Banjar, [Jakarta, Al-Aidarus: tanpa tahun], halaman 100).

Doa ini diawali dengan permohonan tobat dan istiqamah di dalamnya. Doa ini juga berisi harapan agar Allah mengenyahkan kenikmatan maksiat dari dalam hati. Semoga Allah memberikan manfaat kepada kita melalui doa ini.

Wallahu a‘lam.[]

Sumber: NU

Dapatkan konten-konten Islami menyejukkan terbaru lainnya. Kunjungi situs Widiynews setiap hari dan jangan lupa bagikan artikel ini di media sosial.

Bacaan Doa Sebelum dan Sesudah Salam Arab, dan Latin

Bacaan Doa Sebelum dan Sesudah Salam Arab, dan Latin

SALAH satu rukun fi’liyah dalam shalat adalah duduk terakhir yang dinamakan juga duduk tahiyat akhir. Di dalam duduk ini mushalli (orang yang shalat) harus membaca tasyahud, shalawat dan salam.

Ketiganya terangkum dalam satu bacaan yang dikenal oleh sebagian orang dengan istilah bacaan tahiyyat, karena dimulai dengan kalimat at-tahiyyatul mubarokatus hingga innaka hamidum majid.

[better-ads type=”banner” banner=”14175″ campaign=”none” count=”2″ columns=”1″ orderby=”rand” order=”ASC” align=”center” show-caption=”1″][/better-ads]

Setelah bacaan tahiyyat itu selesai, sebaiknya dilengkapi dengan do’a yang diajarkan oleh Rasulullah saw. mengingat momen ini adalah salah satu ruang mustajabah dalam do’a. Sebagaimana diterangkan oleh Syaikh Nawawi dalam Safinatus Sholah yang berbunyi:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي مَا قَدَّمْتُ وَما أَخَّرْتُ، وَما أَسْرَرْتُ وَما أَعْلَنْتُ، وَما أَسْرَفْتُ، وَما أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّي، أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ ومِنْ عَذَابِ النَّارِ ، وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ ، وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ

Allamughfirli ma qaddamtu wa ma akh-khart, wa ma asrartu wa ma a’lantu, wa ma asraftu, wa ma anta a’lamu bihi minni, antal muqaddimu wa antal muakhkhiru, la ilaha illa anta. Rabbana atina fid dunya hasanah wa fil akhirati hasanah wa qina ‘adzaban nar. Allahumma ini a’udzubika min adzabil qabri wa min ‘adzabin nari wa min fitnatil mahya wal mamati wa min fitnatil masihid dajjal.

Sebenarnya banyak sekali ragam do’a yang dibaca oleh Rasulullah saw setiap menjelang salam. Sebagaimana do’a yang diajarkan langsung kepada Abu Bakar yang kemudian diriwayatkan dalam sebuah hadits:

اللَّهُمَّ إِنِّي ظَلَمْتُ نَفْسِي ظُلْمًا كَثِيرًا، وَلَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ. فَاغْفِرْ لِي مَغْفِرَةً مِنْ عِنْدِكَ، وَارْحَمْنِي إِنَّكَ أَنْتَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ

Allahumma inni dhalamtu nafsi dhulman katsiran wa la yaghfirud dzunuba illa anta, faghfirli magfirotan min ‘indika war hamni innaka antal ghafurur rahim.

Begitu pula doa yang diajarkan Rasulullah kepada Ibnu Mas’ud yang bunyinya:

اللَّهُمَّ أَلِّفْ بَيْنَ قُلُوبِنَا وَأَصْلِحْ ذَاتَ بَيْنِنَا , وَاهْدِنَا سَبِيلَ السَّلامِ وَنَجِّنَا مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ , وَجَنِّبْنَا الْفَوَاحِشَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ , وَبَارِكْ لَنَا فِي أَسْمَاعِنَا , وَأَبْصَارِنَا , وَقُلُوبِنَا وَأَزْوَاجِنَا , وَذُرِّيَّاتِنَا , وَتُبْ عَلَيْنَا إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ , وَاجْعَلْنَا شَاكِرِينَ لِنِعَمِكَ مُثْنِينَ بِهَا قَابِلِيهَا , وَأَتِمَّهَا عَلَيْنَا

Allahumma allif bayna qulubina washlih dzata baynina, wahdina sabilas salami wanajjina minadh dhulumati ilan nur, wa janabnal fawakhisya ma dhoharo minha wa ma bathona wa baroka lana fi asma’ina, wa absharina, wa qulubina wa azwajina, wa dzurriyatuna, wa tub alaina innaka antat tawwabur rahim, waj’alna syakirina lini’amika, mutsnina biha qabiliha, wa atimmaha alayna.

Adapun do’a setelah salam yang dianjurkan untuk dibaca sambil mengusapkan tangan ke dahi adalah hadits yang diriwayatkan oleh sahabat Anans ra. yang brisikan permohonan untuk menghilangkan kesumpekan dan kesusahan diri.

أشهد أن لا اله الا الله الرحمن الرحيم اللهم أذهب عني الهم والحزن

Asyhadu an la Ilaha Illallahur ahmanur rahim, Allahummadz hab ‘annil hamma wal hazan.

Demikianlah beberapa do’a pendek yang dianjurkan untuk diamalkan disetiap penghujung shalat baik sebelum mamupun sesudah salam.[]

Sumber: NU

Kunjungi situs Widiynews untuk mendapatkan konten-konten Islami terbaru lainnya. Jangan lupa share artikel ini di media sosial.

Ingin Keturunan Sholeh dan Sholehah? Baca 4 Doa Ini Saat Hamil

Ingin Keturunan Sholeh dan Sholehah? Baca 4 Doa Ini Saat Hamil

Menerima amanah untuk mengandung adalah anugrah terbesar bagi seorang perempuan. Saat itu, apapun yang dapat membuat bayi dalam kandungan selalu sehat dilakukan oleh sang Ibu. Mulai dari mengkonsumsi makanan yang sehat, berolahraga hingga berdoa kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Berikut ini adalah empat doa yang dapat Ibu hamil lantunkan agar diberikan keselamatan, kesehatan dan keturunan yang shaleh serta shalehah.

BACA: Mendadak Sering Lupa Saat Hamil, Apakah Normal? Ini Penjelasannya

Doa agar diberikan kesehatan dan keselamatan saat mengandung dan bersalin

[better-ads type=”banner” banner=”16841″ campaign=”none” count=”2″ columns=”1″ orderby=”rand” order=”ASC” align=”center” show-caption=”1″][/better-ads]

Bismillahhirrahmaanir rahiim, Alhamdu lillaahi rabbil’aalamiin, Allaahumma shalli alaa sayyidinaa Muhammad, Thibbil quluubi wadawaaihaa, Wa’aafiyatil abdaani wa syifaa ihaa, Wanuuril abshaari wa dhiyaa ihaa, Waquutil arwaahi wagidzaa ihaa, Wa’alaa aalihi washahbihi wabaarik wa sallim,

Allaahummahfazh waladaha maa daama fii bathnihaa, Washfihii ma’a ummihi antasysyaafii laa syifaaa illaa syifaa uka syifaa an laa yugoodiru saqoman, Allaahumma shawwirhu fii bathnihaa shuurotanhasanatan, Watsabbit qolbahu iimaanan bika wabiraa suulika, Allaahumma akhrijhu min bathni ummihi waqta walaada tihaa sahlan wasaliiman, Aaamin, aamin aamin yaa robbal aalamin

Artinya:

Dengan menyebut nama Allah yg Maha Pengasih lagi Maha penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam. Ya Allah tambahkanlah kesejahteraan kepada penghulu kami Nabi Muhammad SAW Sebagai pengobat dan penawar hatiku, penyehat dan penyegar badanku. Sebagai sinar dan cahaya pandangan mata. Sebagai penguat dan santapan rohani. Dan kepada keluarganya dan para sahabatnya berikanlah keberkahan dan keselamatan.

Ya Allah semoga Engkau lindungi bayi ini selama ada dalam kandungan ibunya. Dan semoga Engkau memberikan kepada bayi dan ibunya Allah yang memberi kesehatan. Tidak ada kesehatan selain kesehatan Allah, kesehatan yang tidak diakhiri dengan penyakit lain. Ya Allah semoga Engkau ciptakan bayi ini dalam kandungan ibunya dgn rupa yg bagus Dan semoga Engkau tanamkan hatinya bayi ini iman kepada-Mu ya Allah dan kepada Rosul-Mu.

Ya Allah semoga Engkau mengeluarkan bayi ini dari dalam kandungan ibunya pada waktu yg telah ditetapkan dalam keadaan yg sehat dan selamat. Aamin, aamin aamin yaa robbal aalamin Kabulkanlah doa kami, kabulkanlah doa kami.

Doa agar diberikan keturunan yang shaleh dan shalehah

1. Ali Imran: 35-36

Bismillahhirrahmaanir rahiim, Robbi inni nadzartu laka maa fii bathnii muharroron fataqobbalminnii, Innaka antas sami’ul alim

Artinya:

Ya Tuhanku, sesungguhnya aku menazarkan kepada Engkau anak yang dalam kandunganku manjadi hamba yang shaleh dan berkhidmat karena itu terimalah (nazar) itu daripadaku. Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Mengetahui dan aku mohon perlindungan untuknya dan keturunannya kepada (pemeliharaan) Engkau dari setan yang terkutuk.

2. Ali Imran: 38

Rabbii habli miladunka dzurriyyatan thoyyibah. Innaka sammi’uddu’aa

Artinya:

Ya Allah berikanlah kepadaku dari sisi-Mu keturunan yang baik. Sesungguhnya Engkau adalah pendengar permohonan (doa)

3. Ibrahim: 40

Robbij’alnii muqiimash sholaati wa min dzurriyatii robbanaa wa taqobbal du’aa

Artinya:

Ya Tuhanku jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat. Ya Tuhan kami perkenankanlah doaku.[]

Sumber: DAILYMOSLEM

Rezeki Insya Allah Lancar dengan Amalan Doa Nabi Ibrahim Ini

Rezeki Insya Allah Lancar dengan Amalan Doa Nabi Ibrahim Ini

Nabi Ibrahim AS selalu mempergunakan waktu pagi untuk doa memohon rezeki kepada Allah SWT. 

Rezeki manusia sepenuhnya berasal dari Allah SWT. Manusia tinggal meminta rezeki tersebut. Ada kalanya rezeki begitu sulit. Rasanya, hidup menjadi serba susah.

Kondisi semacam ini juga dialami oleh para Nabi. Tidak hanya Rasulullah Muhammad SAW namun juga nabi-nabi lain sebelumnya.

Para nabi memiliki doanya masing-masing dalam memohon rezeki. Semua doa tersebut dapat dicontoh oleh umat Islam.

Salah satunya adalah Nabi Ibrahim AS. Nabi yang mendapat julukan Bapaknya Para Nabi ini selalu berdoa memohon rezeki kepada Allah di waktu pagi.

Doa Rezeki Nabi Ibrahim AS

Allahumma inna haza khalqun jadidun faftahhu ‘alayya bitto’atika wakhtimhu li bimaghfirotika wa ridwanika warzuqni fihi hasanatan taqbaluha minni wa zakkiha wa dho’ifha li wa ma ‘amiltu fihi min sayyitin faghfirli innaka ghafurur rohim wadudun karimun.

Artinya,

“Ya Allah, hari ini adalah ciptaan yang baru, maka bukalah hari ini dengan kepatuhanku kepada-Mu, dan tutuplah hari ini dengan ampunan dan ridha-Mu. Berilah saya rezeki kebaikan hari ini, terimalah kebaikan itu dari saya, bersihkanlah dan lipatgandakanlah untuk saya. Amal buruk yang saya lakukan hari ini, ampunkanlah. Engkau Maha Pengampun, Penyayang, Pengasih dan Maha Mulia.”[]

Sumber: DREAM

Kumpulan Doa Sehari-Hari

Doa Rumah Tangga Harmonis

Doa Dibukakan Pintu Rezeki dan Kekayaan

Doa Rosulullah di Waktu Pagi dan Petang

Doa Ketika Malam Gelap Terjadi Hujan

Doa Agar Tidak Mudah Lupa

Doa Supaya Rezeki Berlimpah dan Berkah

Dapatkan Inspirasi dan motivasi Islami terbaru lainnya supaya semakin dekat dengan Allah SWT, kunjungi situs Widiynews setiap hari.

Jika Rumah Tanggamu Tak Harmonis, Amalkan Bacaan Doa Ini!

Jika Rumah Tanggamu Tak Harmonis, Amalkan Bacaan Doa Ini!

Ketidakharmonisan merupakah salah satu ancaman didalam rumah tangga. Sebagai rujukan kita sebaiknya berkaca pada kehidupan Nabi Muhammad SAW didalam kehidupan rumah tangganya dimana Rosulullah selalu romantis.

Bahkan, Rosulullah memiliki nama panggilan manis untuk semua istri-istrinya. Itulah sebabnya, pasangan dituntut untuk bisa mengatasi ketidakharmonisan itu sehingga rumah tangga bisa terjaga.

BACA: Ingin Hidup Bahagia Secara Islami? Lakukan 7 Cara Sederhana Ini!

Jika dibiarkan, ketidakharmonisan akan membahayakan kehidupan rumah tangga. Paling parah, bisa berujung para perceraian.

Perlu kesabaran dan usaha bersama agar ketidakharmonisan dalam rumah tangga dapat dihindari.

Membaca doa ini, Insya Allah membantu terhindar dari ketidakharmonisan rumah tangga.

Doa agar rumah tangga harmonis“Allahumma inni a’uudzubika min zawaali ni’matika wa tahawwuli ‘aafiyatika wa fujaa ati niqmatika wa jamii’i sukhthik.

Artinya:

“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dair hilangnya nikmat dari-Mu berubahnya kesejahteraan-Mu mendesaknya bencana-Mu dan segala kemurkaan-Mu.”

Menikah merupakan jalan bersatunya dua insan manusia berbeda jenis. Mereka kemudian menjalani kehidupan berumah tangga dan akan menghadapi pelbagai masalah.

Pernikahan yang indah adalah pernikahan yang mendapat berkah dari Allah SWT. Dengan berkah itu, pernikahan akan langgeng hingga ajal menjemput.

Bagi pengantin baru, pernikahan yang penuh berkah merupakan dambaan. Untuk itu, membaca doa ini, Insya Allah mendapat berkah dari Allah SWT.

“Allaahumma baarik lanaa fii asmaa’inaa wa abshaarinaa wa quluubinaa wa azwaajinaa wa dzurriyaatinaa wa tub ‘alainaa innaka antattawwaburrahiim.”

Artinya:

“Ya Allah, berkahilah kami dalam pendengaran kami, penglihatan kami, hati kami, istri-istri kami, dan anak keturunan kami, dan terimalah tobat kami. Sesungguhnya Engkau Maha Penerima tobat dan Maha Penyayang.”

Disarikan dari Kitab Doa Mustajab Terlengkap karya Ustaz H Amrin Ali Al Kasyaf.[]

Sumber: DREAM

Dapatkan inspirasi dan motivasi Islami terbaru lainnya supaya semakin dekat dengan Allah SWT, kunjungi situs Widiynews setiap hari.

Ingin Dibukakan Pintu Rezeki dan Kekayaan? Bacalah Doa Ini

Ingin Dibukakan Pintu Rezeki dan Kekayaan? Bacalah Doa Ini

SETIAP manusia terlahir dengan rezeki masing-masing seperti yang telah ditetapkan oleh Allah SWT. Hal itu diiringi pula dengan jalannya rezeki itu diberikan.

Ada manusia yang terlahir dengan rezeki yang berlimpah. Tetapi, ada juga manusia yang terlahir dengan rezeki seadanya

Dia harus berjuang untuk dapat meraih rezeki itu. Dengan perjuangan tersebut, rezeki berlimpah dapat dia dapatkan.

Meski begitu, rezeki datang dari Allah SWT. Sehingga untuk bisa mendapatkannya, jalan satu-satunya adalah dengan memintanya kepada Sang Pemilik Rezeki.

Doa di bawah ini dapat dibaca untuk membuka kekayaan. Meski demikian, seseorang tetap dianjurkan untuk berusaha.

Wa shubba ‘alayyar rizqa shubbatar rahmatan fa anta rajaul ‘aalamiina walau thoghot.

Artinya:

“Ya Allah, curahkanlah rezeki kepada diriku dengan curahan kasih sayang, karena Engkau adalah Tuhan yang menjadi harapan bagi seluruh makhluk alam semesta ini, walaupun mereka tersesat.”

Semoga dengan mengamalkan doa diatas serta diiringi dengan ikhtiar yang tiada henti, Allah senantiasa membukakan pintu rezeki dari segala penjuru dan keberkahan melalui rezeki yang ia berikan. Amiin.[]

Sumber: DREAM

Dapatkan inspirasi dan motivasi Islami terbaru lainnya supaya semakin dekat dengan Allah SWT, kunjungi situs Widiynews setiap hari.

Doa Rosulullah SAW di Waktu Pagi, Yuk Amalkan Supaya Harimu Penuh Berkah!

Doa Rosulullah SAW Saat Pagi, Yuk Amalkan Supaya Harimu Penuh Berkah!

Doa merupakan awal yang baik untuk membuka hari di waktu pagi. Abu Hurairah RA meriwayatkan sejumlah doa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW yang dibaca ketika pagi hari sebagaimana dikutip oleh Imam An-Nawawi, Al-Adzkar, [Damaskus: Darul Mallah, 1971 M/1391 H], halaman 63.

اَللَّهُمَّ بِكَ أَصْبَحْنَا وَبِكَ أَمْسَيْنَا، وَبِكَ نَحْيَا، وَبِكَ نَمُوْتُ، وَإِلَيْكَ النُّشُوْرُ

Allāhumma bika ashbahnā, wa bika amsainā, wa bika nahyā, wa bika namūtu, wa ilaikan nusyūru.

Artinya, “Ya Allah, dengan-Mu aku berpagi hari, dengan-Mu aku bersore hari, dengan-Mu kami hidup, dengan-Mu kami mati. Hanya kepada-Mu (kami) kembali,” (HR Abu Dawud, At-Turmudzi, Ibnu Majah, dan lainnya).

Selain doa singkat itu, Imam An-Nawawi juga mengutip doa pagi Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Sahabat Ibnu Mas‘ud dalam Sahih Muslim berikut ini:

أَصْبَحْنَا وَأَصْبَحَ الملْكُ للهِ، وَالحَمْدُ للهِ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ لَهُ الملْكُ وَلَهُ الحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ، رَبِّ أَسْأَلُكَ خَيْرَ مَا فِي هَذِهِ اللَّيْلَةِ وَخَيْرَ مَا بَعْدَهَا وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا فِي هَذِهِ اللَيْلَةِ وَشَرِّ مَا بَعْدَهَا، رَبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنَ الكَسْلِ وَسُوْءِ الكِبَرِ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابٍ فِي النَّارِ وَعَذَابٍ فِي القَبْرِ

Ashbahnā wa ashbahal mulku lillāhi wal hamdu lillāhi, lā ilāha illallāhu wahdahū lā syarīka lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘alā kulli syai‘in qadīr. Rabbi, as’aluka khaira mā fī hādzihil lailata wa khaira mā ba‘dahā, wa a‘ūdzu bika min syarri mā fī hādzihil lailata wa khaira mā ba‘dahā. Rabbi, a‘ūdzu bika minal kasli wa sū’il kibari. A‘ūdzu bika min ‘adzābin fin nāri wa ‘adzābin dil qabri.

Artinya, “Kami dan kuasa Allah berpagi hari. Segala puji bagi Allah. Tiada tuhan selain Allah yang maha esa, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya segala kuasa dan puji. Dia kuasa atas segala sesuatu. Tuhanku, aku memohon kepada-Mu kebaikan malam ini dan malam sesudahnya. Aku memohon perlindungan-Mu kejahatan malam ini dan malam sesudahnya. Tuhanku, aku memohon perlindungan-Mu dari kemalasan dan kedaifan masa tua. Aku memohon perlindungan-Mu dari siksa neraka dan siksa kubur,” (Lihat Imam An-Nawawi, Al-Adzkar, [Damaskus: Darul Mallah, 1971 M/1391 H], halaman 64).

Sebenarnya, ada beberapa doa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Namun kami cukup menyebutkan dua doa warid tersebut. Semoga Allah memudahkan jalan dan menjaga keselamatan kita melalui doa tersebut. Wallahu a‘lam.[]

Sumber: NU

Dapatkan inspirasi dan motivasi Islami terbaru lainnya, Jangan lupa kunjungi situs Widiynews setiap hari.

Doa Ketika Terjadi Malam Gelap Gulita Usai Turun Hujan Lebat

Doa Ketika Gelap Malam Sesudah Turun Hujan Lebat

Nabi Muhammad Rosulullah SAW pernah meminta salah seorang sahabatnya untuk membaca beberapa surat pendek Al-Qur’an. Hal itu terjadi ketika gelap malam sesudah turun hujan.

Surat pendek yang dimaksud adalah Surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas.

Imam Nawawi dalam Kitab Al-Adzkar mengutip hadits dari pelbagai riwayat mengenai bacaan surat pendet ini sebagai doa.

Pada kitab ini Imam Nawawi memasukkan anjuran bacaan ini ke dalam doa yang dibaca di pagi dan sore hari sebagaimana perintah harfiah Rasulullah SAW.

وروينا في سنن أبي داود والترمذي، والنسائي وغيرهما بالأسانيد الصحيحة، عن عبد الله بن خبيب رضي الله عنه، قال خرجنا في ليلة مطيرة وظلمة شديدة نطلب النبي صلى الله عليه وسلم ليصلي لنا فأدركناه فقال قل، فلم أقل شيئا، ثم قال قل فلم أقل شيئا، ثم قال قل، فقلت يارسول الله ما أقول؟ قال قل هو الله أحد والمعوذتين حين تمسي وحين تصبح ثلاث مرات تكفيك من كل شئ قال الترمذي حديث حسن صحيح

Artinya, “Diriwayatkan kepada kami dalam Sunan Abu Dawud, At-Turmudzi, An-Nasai, dan selain mereka dengan sanad yang sahih dari Abdullah bin Khubaib RA, ‘Kami keluar pada malam yang diguyur hujan dan sangat gelap. Kami mencari Nabi SAW untuk shalat bersama hingga akhirnya kami mendapatinya.’ ‘Bacalah sesuatu,’ perintah Nabi. Tetapi aku tidak bersuara apa pun. ‘Bacalah sesuatu,’ Nabi mengulangi perintahnya. Aku juga tidak bersuara apa pun. ‘Bacalah,’ nabi mengulangi. ‘Aku harus baca apa ya Rasul?’ jawabku. ‘Qul huwallahu ahad dan mu‘awwidzatain (Al-Falaq dan An-Nas) saat kau di pagi dan di sore hari. Niscaya itu mencukupimu dari segala sesuatu,’ kata Nabi Muhammad SAW. Imam At-Turmudzi mengatakan, ini hadits hasan shahih,” (Lihat Imam An-Nawawi, Al-Adzkar, [Damaskus: Darul Mallah, 1971 M/1391 H], halaman 63).

Bacaan surat pendek ini dapat diamalkan di pagi dan sore hari.

Tetapi bacaan ini juga dapat diamalkan pada saat gelap malam sebagaimana asbabul wurud hadits ini. Wallahu a‘lam. (Alhafiz K)[]

Sumber: NU

Dapatkan inspirasi dan motivasi Islami terbaru lainnya supaya semakin dekat dengan Allah SWT, kunjungi situs Widiynews setiap hari.

Sering Lupa? Amalkan dan Baca Doa Ini Agar Tak Mudah Lupa!

Ilustrasi Sering Lupa

BANYAK orang suka dengan daya ingat yang tinggi. Tak terkecuali laki-laki ini. Menurut cerita yang dikutip dari kompilasi kalam Habib Ahmad bin Hasan Al-Athas, ada seorang laki yang sowan kepada Baginda Rasulullah Muhammad ﷺ.

Ia mengeluh, “Ya Rasulallah, sungguh, saya ini adalah orang yang pelupa. Tolong ajari kami sesuatu.”

Kemudian Nabi Muhammad SAW mengajarkan “Baca kalimat ini setiap hari ya!”

اَللَّهُمَّ اجْعَلْ نَفْسِيْ مُطْمَئِنَّةً، تُؤْمِنُ بِلِقَائِكَ، وَتَرْضَى بِقَضَائِكَ

Bacaan Doa Latin:

Allâhumma ij’al nafsî muthmainnatan, tu’minu bi liqâika wa tardlâ bi qadlâika

Artinya, “Ya Allah, jadikan jiwa kami menjadi tenang, beriman akan adanya pertemuan dengan-Mu, dan rela atas garis yang Engkau tentukan.”

BACA JUGA: Manfaat Berpuasa Untuk Kesehatan Pasien Penyakit Jantung

Setelah ijazah dari Rasulullah tadi dibaca tiga kali sehari, pemuda tersebut mengaku, “Setelah saya membaca itu, saya tidak pernah lupa tentang apapun. (Lihat Habib Zain bin Ibrâhîm bin Sumaith, Al-Manhajus Sâwî, Dârul Ilmi wad Da’wah, [Hadramaut, 2005], halaman 234), Wallâhu a’lam.

Nah, jika kalian sering mengalami lupa, baik ketika menyimpan suatu benda atau ingatan yang lainnya, silahkan baca dan amalkan doa yang telah diajarkan oleh Rosulullah SAW diatas.(Ahmad Mundzir)[]

Sumber: NU

Dapatkan inspirasi dan motivasi Islami terbaru lainnya untuk memperkuat Iman kepada Allah, kunjungi situs Widiynews setiap hari.

Ingin Rezeki Berlimpah dan Berkah? Baca dan Amalkan Doa Ini!

Sebentar lagi kita menyambut datangnya bulan suci Ramadhan tahun 2019. Sebagai umat Islam, patut kita bersyukur bisa berjumpa lagi dengan penuh ampunan dan berkah ini. Patut pula kita memanfaatkan bulan Ramadhan untuk memperbanyak amalan dan doa. Seperti doa memohon rezeki kepada Allah SWT.

Memang, setiap makhluk terlahir disertai rezeki yang tidaklah sama. Semua rezeki yang didapat semata-mata berasal dari Allah SWT yang memiliki salah satu nama terbaik dalam Asmaul Husna sebagai Ar-Razzaq atau Maha Pemberi Rezeki.

Serta Allah SWT jua lah yang mengatur rezeki setiap manusia yang hidup di dunia ini. Sebagai hamba yang beriman, tugas manusia sebagai makhluk-Nya adalah memohon rezeki itu kepada Pemiliknya serta bekerja dengan baik dan dengan cara yang halal.

Namun demikian, tidak cukup hanya rezeki berlimpah. Keberkahan adalah hal utama yang patut dikejar.

Lafadz Doa Meminta Rezeki Berkah dan Berlimpah

Agar mendapatkan rezeki berlimpah dan penuh keberkahan, dianjurkan membaca doa yang merupakan petikan dari Surat Al Maidah ayat 114.

Doa Meminta Rezeki
Doa Meminta Rezeki

Rabbana anzil ‘alaina ma’idatam minas sama’i takunu lana ‘idal li’ awwalina wa akhirina wa ayatam minka warzuqna wa anta khairur raziqin.

Artinya,

” Ya Tuhan kami, turunkanlah kepada kami hidangan dari langit (yang hari turunnya) akan menjadi hari raya bagi kami yaitu orang-orang yang bersama kami dan yang datang sesudah kami, dan menjadi tanda bagi kekuasaan-Mu, berikanlah kami rezeki dan Engkaulah Pemberi rezeki yang paling utama.”[]

Semoga doa memohon rezeki yang kita panjatkan senantiasa diijabah oleh Allah SWT dan mendapatkan sebaik-baiknya balasan.

Berdoa adalah senjata umat muslim, maka jangan pernah berhenti dan meminta kepada Allah, karena Allah menyukai hamba-hamba-Nya yang meminta kepada-Nya dan dia pulalah pemilik segalanya serta berkuasa atas semua yang ada didunia ini. Semoga bermanfaat.

Sumber: DREAM

Dapatkan artikel inspirasi dan motivasi Islami lainnya agar kita semakin dekat dengan-Nya. Jangan lupa kunjungi situs Widiynews setiap hari.

Ingin Doamu Terkabul Selama Ramadhan? Simak Pesan Rosulullah Ini

Ramadhan Al-Mubarak

Ramadhan merupakan saat yang tepat untuk meningkatkan ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Di Bulan Suci tersebut, umat Islam dianjurkan amal kebajikan, sedekah, membaca Al-Qur’an dan ibadah-ibadah lainnya serta memperbanyak doa menyampaikan permohonan kepada Allah SWT.

Berdoa adalah senjata umat Islam dan sebagai jalan bagi manusia untuk memohon kepada Sang Pencipta. Doa juga merupakan wujud penghambaan manusia.

Karena sejatinya hanya Allah tempat meminta. Hanya Allahlah pemberi segalanya.

Sayangnya, terkadang doa yang kita panjatkan belum juga dikabulkan. Bisa jadi Allah punya pertimbangan lain sehingga doa kita belum terkabul.

Jika doa belum terkabul, kita perlu bersabar dan introspeksi diri. Mungkin saja banyak kita melakukan kekeliruan, hati kita yang masih kotor dan sering menduakan Allah dengan dunia, dan mungkin masih banyak lagi sebab yang membuat doa kita belum juga diijabah (Baca juga: Pintamu Tak Kunjung Jua Menjadi Nyata? Sabarlah, Allah Tahu yang Terbaik Untukmu!).

Ini Pesan Rasulullah SAW

Sebagai umat Islam, kita sebaiknya meneladani Rosulullah SAW. Seperti pesan beliau tentang perasaanmu mengenai doamu yang tak kunjung jua dikabulkan oleh Allah.

Berikut ini pesan Rasulullah Muhammad SAW dalam sebuah hadis riwayat Muslim.

“Sesungguhnya Allah SWT itu baik, tidak menerima kecuali yang baik. Dan sesungguhnya Allah memerintahkan orang beriman sebagaimana dia memerintahkan para rasul-Nya dengan firman-Nya: ‘Wahai Para Rasul makanlah yang baik-baik dan beramal shalihlah’. Dan Dia berfirman: ‘Wahai orang-orang yang beriman makanlah yang baik-baik dari apa yang Kami rizkikan kepada kalian’.”

Kemudian beliau menyebutkan ada seseorang melakukan perjalan jauh dalam keadaan kumal dan berdebu. Dia memanjatkan kedua tangannya ke langit seraya berkata :

“Yaa Rabbku, Ya Rabbku, padahal makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram dan kebutuhannya dipenuhi dari sesuatu yang haram, maka (jika begitu keadaannya) bagaimana doanya akan dikabulkan”.[]

Sumber:DREAM

BACA: Dunia Ini Sungguh Adil, Apa yang Kamu Berikan untuk Orang Lain, Maka Seperti Itu Pula yang Kamu Dapatkan

Ingin Usaha dan Pekerjaan Anda Berjalan Lancar? Amalkan Bacaan Doa Ini!

Rezeki memang sudah ketetapan Allah SWT. Ibarat pepatah bijak mengatakan, kalau belum rezekinya, walau dikejar keujung dunia tak akan pernah tergapai. Tapi kalau sudah rezekinya, dengan usaha sederhana saja pasti tercapai dengan mudah.

Di dunia ini, tak ada satu pun manusia yang mengetahui apakah rezeki yang diterimanya tergolong berlimpah atau sangat kekurangan.

[better-ads type=”banner” banner=”14468″ campaign=”none” count=”2″ columns=”1″ orderby=”rand” order=”ASC” align=”center” show-caption=”1″][/better-ads]

Manusia hanya diperintahkan untuk berusaha. Dengan berusaha, manusia baru akan mengetahui seberapa besar rezeki yang dia dapatkan.

Akan tetapi, ada kalanya usaha yang sudah dijalankan sudah sangat keras ternyata belum juga membuahkan hasil. Hal ini dapat berpengaruh terhadap kondisi seorang muslim.

Dalam kondisi semacam ini, seorang muslim dianjurkan untuk pasrah dan menyerahkan segalanya kepada Allah SWT, Tuhan Pemberi Rezeki. Dianjurkan pula membaca doa di bawah ini.

Doa Kelancaran Usaha dan Pekerjaan
Doa Kelancaran Usaha dan Pekerjaan

“Allaahumma innaka antal ‘aziizul kabiiru wa ana ‘abdukadz dzaliiludh dha’iifu. Allaahumma sakhkhir lii amrii kamaa sakhkharta fir’auna li muusaa wa layyin quluuban naasi ilainaa kamaa layyintal hadiida li daawuuda anta maulaanaa, ni’mal maulaa wa ni’man nashiir ya hayyu yaa qayyuumu yaa dzal jalaali wal ikraami.”

Artinya:

“Ya Allah, Engkaulah Yang Maha Kuasa lagi Maha Besar. sedangkan aku adalah hamba-Mu yang lemah. Ya Allah, mudahkanlah segala urusanku, sebagaimana Engkau mudahkan urusan Fir’aun bagi Musa. Dan lunakkanlah hati manusia bagiku, sebagaimana Engkau melunakkan besi bagi Nabi Daud. Engkaulah pemimpin kami, sebaik-baik pemimpin dan sebaik-baik penolong. Wahai Tuhan Yang Maha Hidup, wahai Tuhan Yang Maha Penguasa, wahai Tuhan Yang Maha Mulia atas segala sesuatu.”

Semoga dengan mengamalkan doa kelancaran usaha diatas, niat dan usaha kita saat ini di ijabah oleh SWT dan dimudahkan segala usaha kita. Dan semoga, hasil dari usaha dan pekerjaan kita semakin berkah dan mendatangkan banyak rezeki dari Allah SWT.

Dan jangan lupa tetap bersyukur atas apa yang Anda capai hari ini. Karena semua yang telah Anda dapatkan hari ini tiada mungkin jika tak dikehendaki oleh Allah SWT.

Maka sudah sepantasnya, umat muslim memperbanyak syukur atas nikmat-nikmat Allah yang diberikan. Sehingga Allah akan menambah nikmat-Nya kepada kita.

Dapatkan inspirasi dan motivasi lainnya seputar Islam agar semakin dekat dengan Allah SWT. Jangan lupa kunjungi situs Widiynews setiap hari.

Sulit Mencari Pekerjaan? Amalkan Bacaan Doa Ini Setiap Hari!

Karena Saat Kamu Pandai Bersandar Kepada Allah, Maka Bisa Jadi Allah Akan Hadirkan Orang Baik Agar Kau Dapat Bersandar

PEKERJAAN sebagai jalan mencari rezeki terkadang mudah didapat. Meski begitu, banyak pula orang yang kesulitan mencari pekerjaan dan mendapakan rezeki setiap harinya.

Tentu penyebabnya bisa bermacam-macam. Bisa karena tingkat pendidikan, atau dari jaringan pertemanan, dan masih banyak lagi yang tidak terduga sebagai penyebab sulitnya mencari pekerjaan.

Apapun sebabnya itu semua, seseorang pasti butuh penghasilan demi memenuhi kebutuhan hidup baik untuk diri sendiri, keluarga dan untuk membina masa depan rumah tangga. Di samping itu, pekerjaan begitu diperlukan untuk mencegah seseorang menjadi pengangguran yang dekat dengan kefakiran, terutama fakir iman.

Apabila dalam keadaan seperti ini, terutama jika Anda sudah berusaha yang menurut Anda sudah semaksimal mungkin, maka hendaknya jangan pernah lupakan pertolongan memohon kepada Allah SWT. Salah satunya dengan melantunkan doa di bawah ini.

Allaahummal tuf bii fii taisiiri kulli ‘asiirin fa inna taisirra kulli ‘asiirin ‘alaika yasiiru wa as alukal yusra wal mu’aafaati fid dunyaa wal aakhirati.

Artinya:

“Ya Allah, berilah kemudahan padaku untuk memudahkan segala sesuatu yang sulit. Karena, sesungguhnya memudahkan sesuatu yang sulit bagi-Mu adalah mudah. Dan aku memohon kepada-Mu kemudahan serta limpahkanlah kebaikan di dunia dan akhirat.”[]

Semoga dengan keikhlasan dan doa yang dilafalkan setiap hari Allah senantiasa melapangkan rezeki dan memudahkan Anda dalam mencari pekerjaan yang baik. Sehingga Anda bisa menafkahi keluarga dan menjadikannya sebagai ladang ibadah kepada Allah SWT.

Sumber: DREAM

Berkahi Harimu dengan Bacaan 5 Doa Pagi dan Sore Rosulullah SAW Ini

Awali Harimu dengan 5 Doa Pagi dan Sore Rosulullah SAW Ini

Pagi yang mengawali siang hari dan sore yang mengawali malam hari tidak lepas dari doa Rasulullah Muhammad SAW. Pagi dan sore menjadi momentum yang baik untuk memohon kemaslahatan dan meminta perlindungan Allah SWT untuk 12 jam ke depan.

Perawi hadits yaitu Imam Muslim, Abu Dawud, At-Turmudzi mencatat doa yang dibaca oleh Rasulullah SAW di pagi dan sore hari. Imam An-Nawawi dalam Al-Adzkar, [Damaskus: Darul Mallah, 1971 M/1391 H], halaman 64-66 mengutip sejumlah perawi tersebut perihal doa pagi dan sore hari sebagai berikut:

1. Doa perlindungan dari ciptaan-Nya (dibaca 3 kali):

أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ

A‘ūdzu bi kalimātillāhit tāmmāti min syarri mā khalaq.

Artinya, “Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan ciptaan-Nya,” (HR Muslim dan Ibnu Sinni).

[better-ads type=”banner” banner=”14175″ campaign=”none” count=”2″ columns=”1″ orderby=”rand” order=”ASC” align=”center” show-caption=”1″][/better-ads]

2. Doa perlindungan dari nafsu, setan, dan sekutunya:

اللَّهُمَّ فَاطِرَ السَمَوَاتِ وَالأَرْضِ، عَالِمَ الغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ رَبَّ كُلِّ شَيْءٍ وَمَلِيْكَهُ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ نَفْسِيْ وَشَرِّ الشَّيْطَانِ وَشِرْكِهِ

Allāhumma fāthiras smāwāti wal ardhi, ‘ālimal ghaibi was syahādah, rabba kulli syai’in wa malīkah, asyhadi an lā ilāha illā anta. A‘ūdzu bika min syarri nafsī wa syarris syathāni wa syirkih.

Artinya, “Tuhanku, pencipta langit dan bumi, yang mengetahui hal yang ghaib dan nyata, tuhan dan penguasa segala sesuatu. Aku bersaksi tiada tuhan selain Kau. Aku berlindung kepada-Mua dari kejahatan nafsuku, kejahatan setan dan sekutunya,” (HR Abu Dawud dan At-Turmudzi).

3. Doa agar terhindar dari mudharat (dibaca 3 kali):

بِسْمِ اللهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيْعُ العَلِيْمُ

Bismillāhil ladzī lā yadhurru ma‘as mihī syai’un fil ardhi wa lā fis samā’i wa huas samī‘ul ‘alīm.

Artinya, “Dengan nama Allah, Zat yang apa pun di bumi dan di langit tidak mudharat dengan asma-Nya. Dia mahadengar dan mahatahu,” (HR Abu Dawud dan At-Turmudzi).

4. Baca dua kalimat syahadat dengan Allah dan malaikat sebagai saksi:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَصْبَحْتُ أَشْهَدُكَ وَأَشْهَدُ حَمَلَةَ عَرْشِكَ وَمَلَائِكَتَكَ وَجَمِيْعَ خَلْقِكَ أَنَّكَ أَنْتَ اللهُ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُكَ وَرَسُولُكَ

Allāhumma innī ashbahtu asyhaduka wa asyhadu hamalata ‘arsyika wa malā’ikatika wa jamī‘a khalqika annaka antallāhul ladzī lā ilāha illā anta, wa anna Muhammadan ‘abduka wa rasūluk.

Artinya, “Tuhanku, aku berpagi hari, aku menyaksikan-Mu dan menyaksikan malaikat penanggung arasy, malaikat-Mu, dan semua makhluk-Mu bahwa Kau adalah Allah, tiada tuhan selain-Mu, dan Muhammad adalah hamba dan rasul-Mu,” (HR Abu Dawud dan At-Turmudzi).

5. Baca pujian kepada Allah:

اللَّهُمَّ مَا أَصْبَحَ بِي مِنْ نِعْمَةٍ فَمِنْكَ وَحْدَكَ لَا شَرِيْكَ لَكَ، لَكَ الحَمْدُ وَلَكَ الشُّكْرُ

Allāhumma mā ashbaha bī min ni‘matin fa minka wahdaka lā syarīka laka, lakal hamdu wa lakas syukru.

Artinya, “Tuhanku, nikmat yang menyertaiku berpagi hari ini semata berasal dari-Mu yang esa, tiada sekutu bagi-Mu. Bagi-Mu segala puji dan syukur,” (HR Abu Dawud). Wallahu a‘lam.[]

Sumber: NU

Dapatkan inspirasi dan motivasi lainnya seputar agama Islam agar semakin dekat dengan Allah SWT. Jangan lupa kunjungi Widiynews setiap hari.

Bacaan Doa Mohon Ampunan untuk Guru (Arab dan Latin) Disertai Artinya

Bacaan Doa Mohon Ampunan untuk Guru (Arab dan Latin) Disertai Artinya

Sudah seyogianya bagi seorang murid mendoakan guru-gurunya sebagaimana doa kepada orang tua, karena guru adalah pendidik ruhani, sedang orang tua lebih banyak berperan sebagai pendidik jasmani.

Sebagaimana disebutkan dalam syair yang dikutip Ta’lim Muta’allim:

أُقَدِّمُ أُسْتَاذِي عَلَى نَفْسِ وَالِدِي ** وَإِنْ نَالَنِي مِنْ وَالِدِي الْفضْلَ وَالشَرَف

“Aku lebih mengutamakan guruku dari orang tuaku, meskipun aku mendapat dari orang tuaku keutamaan dan kemuliaan.”

فَذَاكَ مُرَبِّ الرُّوْحِ وَالرُّوْحُ جَوْهَرُ ** وَهذَا مُرَبِّ الْجِسْمِ وَالْجِسْمُ كَالصَّدَف

“Ustadzku adalah pengasuh jiwaku dan jiwa adalah bagaikan mutiara, sedangkan orang tuaku adalah pengasuh badanku dan badan bagaikan kerangnya.”

Dari syair di atas kita dapat mengambil pelajaran bahwasannya seorang guru harus kita doakan pula, sebagaimana doa kita kepada orang tua, bahkan lebih. Entah doa yang berupa keselamatan, ampunan dan lain-lain.

Suatu hari, anak Imam Ahmad bin Hanbal, Abdullah bin Ahmad bin Hanbal menanyakan kepada beliau, “Wahai ayahku, bagaimana sosok Imam asy-Syafi’i itu? Aku mendengar bahwa engkau banyak mendoakannya. Imam Ahmad bin Hanbal menjawab, “Wahai anakku, Imam Syafi’i itu diperumpamakan seperti matahari bagi dunia, dan kesehatan bagi manusia. Lihatlah, apakah kedua benda itu memiliki pengganti?

Dari dialog di atas kita dapat mengambil kesimpulan, betapa pentingnya mendoakan guru-guru kita, yang masih hidup maupun yang telah wafat. Syekh Abdul Fattah Abu Guddah menuliskan doa ampunan bagi guru-guru kita dalam catatan kaki kitab Risâlah al-Mustarsyidin:

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِمَشَايِخِنَا وَلِمَنْ عَلَّمَنَا وَارْحَمْهُمْ، وَأَكْرِمْهُمْ بِرِضْوَانِكَ الْعَظِيْمِ، فِي مَقْعَد الصِّدْقِ عِنْدَكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Allâhumma-ghfir li masyâyikhinâ wa liman ‘allamanâ wa-rhamhum wa akrimhum biridlwânikal ‘adhîm fî maq’adish shidqi ‘indaka yâ arhamar râhiîn

“Wahai Allah ampunilah guru-guru kami dan orang yang telah mengajar kami. Sayangilah mereka, muliakanlah mereka dengan keridhaan-Mu yang agung, di tempat yang disenangi di sisi-Mu, wahai Yang Maha Penyayang di antara penyayang.” (Imam al-Haris al-Muhasibi, Risâlah al-Mustarsyidin, Dar el-Salam, halaman 141)

Semoga kita dapat mengamalkan doa di atas, sembari mengharapkan keberkahan atas ilmu yang telah dipelajari dan ampunan bagi guru-guru kita semua. Amiin …[]

Sumber: NU