Miris, Pelajar di Tonto Kanada Ini Diserang Pakai Gunting Karena Memakai Jilbab

Miris, Pelajar di Tonto Kanada Ini Diserang Pakai Gunting Karena Memakai Jilbab

Widiynews.com – Pelajar wanita berjilbab di Toronto mengaku telah diserang oleh seorang pria saat berjalan menuju sekolah. Wanita berusia 11 tahun itu mengatakan pria itu tiba-tiba menggunting jilbab yang dikenakannya.

Polisi mencurigakan serangan tersebut sebagai kejahatan kebencian. Saat ini polisi Toronto sedang memburu pria tersebut. Insiden tersebut terjadi pada Jumat (12/1/2018) sekitar pukul 09.00 di dekat Sekolah Publik Pauline Johnson di ujung timur Toronto.

“Saya merasa sangat takut dan bingung,” kata Khawlah Noman, siswi Pauline Johnson Junior Public School di Scarborough, Ontario, Kanada, dalam konferensi pers pada Jumat petang waktu setempat.

Khwalah menjelaskan, peristiwa itu terjadi saat ia menuju sekolah bersama adik laki-lakinya Mohammad Zakariyya, dia merasa ada pria yang dibelakangnya , saat ia berbalik Khawlah melihat pria itu memegang gunting. Dia lalu menjerit dan pria itu kabur, tapi kembali lagi beberapa menit kemudian.

“Dia lanjut memotong kerudung saya lagi sebelum tersenyum dan kabur,” kata Khawlah.

Khawlah merasa takut untuk berangkat pergi sekola. “Apa yang Anda lakukan benar-benar salah, Anda seharusnya tidak bertindak seperti ini, dan terutama, saya anak kecil,” jelasnya berbicara kepada pria misterius yang berusaha menyerangnya.

Ibunya, Saima Samad yang berada disisinya saat putrinya berbicara kepada wartawan saat ia menggambarkan putrinya bergegas ke sekolah dan memeluk putrinya setelah kejadian itu.

“Saya senang dia selamat,” kata Samad, suaranya pecah. “Saya tidak tahu mengapa dia melakukan itu, tapi ini jelas bukan (karakter) Kanada.”

Sementara itu, pihak Dewan Sekolah Distrik Toronto Ryan Bird mengatakan kepada CBC Toronto bahwa polisi dan keluarga Khawlah dihubungi segera setelah anak perempuan itu melaporkan apa yang di alami ke sekolah. “Mengejutkan mengetahui ada serangan ini,” katanya.

Pihaknya mengatakan akan bekerjasama dengan pihak kepolisian dalam menangani kasus ini dan akan memberi dukungan jika diperlukan bagi siswa terdampak dan keluarganya. Polisi Toronto sedang menyelidiki insiden kejahatan kebencian itu dan meminta bantuan masyarakat untuk mengidentifikasi penyerang yang digambarkan sebagai orang Asia berperawakan sedang dengan kumis tipis dan kacamata hitam.

Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau pun ikut menanggapi kasus tersebut melalui sebuah pidato akhir pertemuan kabinet di London, Ontario, Jumat petang. “Hati saya untuk anak perempuan yang diserang, tampaknya karena agamanya. Saya tak bisa bayangkan bagaimana takutnya dia,” katanya. “Saya ingin dia dan keluarganya dan kawan-kawannya dan warga yang mengetahui bahwa itu bukan Kanada yang sebenarnya,” lanjutnya.

Ibu Khawlah mengatakan, ia telah berada di Kanada selama 25 tahun dan ini merupakan insiden serupa pertama dalam ingatannya. Saya frustasi dan saya marah, namun saya percaya akan perdamaian di Kanada,” ujar Samad.

Lupakan Ketegangan dengan AS, Kim Jong-Un Temani Istri Jalan-Jalan ke Pabrik Kosmetik

Lupakan Ketegangan dengan AS, Kim Jong-Un Ajak Istri Jalan-Jalan ke Pabrik Kosmetik

Kabar Terkini. Lupakan Sementara Ketagangan dengan AS, Kim Jong-Un Temani Istri Jalan-Jalan ke Pabrik Kosmetik.

WIDIYNEWS.COM – Pemimpin Korea Utara (Korut) Jong Jong-Un mengambil waktu luang sedikit untuk melupakan ketegangan dari konfrontasi dengan Amerika Serikat (AS) dan para sekutunya dengan mengunjungi sebuah pabrik kosmetik di Ibu Kota Pyongyang bersama Istrinya.

Di berkunjung ke sebuah pabrik kosmetik yang baru saja selesai direnovasi. Ia ditemani sejumlah anggota senior partai dan juga istrinya, Ri Sol Ju yang jarang terlihat berada didepan umum.

Pabrik itu, sebenarnya sempat dikunjungi oleh ayahnya yang merupakan penguasa pendahulunya, Kim Jong-Il pada 14 tahun lalu.

Kunjungan ini disiarkan secara live oleh pemerintah satu hari setelah Menteri Pertahanan AS Jim Mattis mengatakan pihak pemerintah AS tidak akan pernah menerima Korea Utara yang bersenjata nuklir.

Mattis, saat berkunjugn ke Seoul, Korea Selatan, Sabtu (28/10) mentakan, setiap penggunaan senjata semacam itu akan dihadapi pula dengan tanggapan militer besar-besaran.

Ketegangan meningkat di Semenanjung Korea terkait dengna uji coba rudal dan nuklir Korea Utara, yang disusul dengan eskalasi retrotika antara Kim Jong-Un dan Donal Trump.

Kunjungan ke pabrik kosmetik ini tentu berbeda dengan foto-foto yang biasanya menampilkan Kim Jong Un terkait rudal dan persenjataan. Kali ini Kim Jong Un berpose dengan sabun dan produk-produk kecantikan. Dia memuji pabrik tersebut, dan meminta agar pabrik itu memproduksi kosmetik kelas dunia.

Awal tahun ini , beredar juga sebuah foto Kim Jong Un menggendong seorang tentara di punggungnya sambil tertawa, namun foto itu disebut diambil saat uji coba rudal.

Berita Terkini: Lagi, Pemerintah Korea Utara Tembakkan Rudal Balistik

Widiynews.com – Korea Utara menembakkan rudal balistik jarak pendek pada Senin pagi yang mendarat di laut, demikian menurut kata militer AS. Menurut sebuah pernyataan dari Kepala Staf Gabungan Korea Selatan, rudal tersebut diluncurkan pukul 05.39 waktu setempat dari daerah dekat Wonsan, Provinsi Kangwon, menuju bagian timur Semenanjung Korea pada Senin 29 Mei 2017.

Berdasarkan pernyataan seperti dikutip dari CNN, Senin (29/5/2017), rudal tersebut ‘diasumsikan’ sebagai salah satu seri SCUD.

“Rudal itu terbang sekitar 450 kilometer,” ujar pernyataan tersebut. “Korea Selatan dan Amerika Serikat saat ini menganalisis secara seksama untuk informasi tambahan. Militer kita memantau secara ketat militer Korea Utara dan menjaga kesiapan.”

Menurut sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Komando Pasifik AS, North American Aerospace Defense Command mengatakan bahwa rudal tersebut tidak menimbulkan ancaman bagi Amerika Utara.

Presiden Korea Selatan Moon Jae-in memerintahkan dilakukannya pertemuan dewan keamanan nasional pada pukul 7.30 pagi. Sementara itu dalam sebuah wawancara, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mengatakan sebuah ‘protes keras’ diajukan ke Korea Utara.

“Untuk mencegah Korea Utara, kita akan melakukan tindakan nyata bersama dengan Amerika Serikat,” kata Abe.

“Kami akan menjaga kewaspadaan tinggi dalam koordinasi dengan Korea Selatan dan masyarakat internasional, serta mengambil semua langkah yang mungkin untuk menjamin keamanan masyarakat Jepang.”

Korea Utara mengklaim bahwa uji coba rudal yang dilakukan sekitar dua minggu lalu membuktikan bahwa negaranya memiliki roket yang mampu membawa hulu ledak nuklir. Atas kemampuannya itu, Korut juga mengkalim bahwa daratan AS dan pangkalan militernya di pulau Guam di Pasifik berada dalam jangkauan serangan.

Korea Selatan dan Jepang mengecam peluncuran tersebut. Namun Korea Utara telah mengatakan bahwa uji coba rudalnya sebagai reaksi terhadap ancaman Korea Selatan, Amerika Serikat dan Jepang.(wn/lptn6)

Berita Terkini: Ribuan Tahanan Palestina di Israil Mogok Makan !

Berita Terkini: Ribuan Tahanan Palestina di Israil Mogok Makan !

Widiynews Berita Terkini. Ribuan warga Palestina yang berada di dalam tahanan atau penjara di Israel melakukan aksi mogok makan pada Senin (17/4/2017). Aksi tersebut dilakukan setelah ada seruan dari Marwan Barghouti, seorang pemimpin dan tahanan Palestina paling berpengaruh, yang juga sangat didukung rakyat Palestina.

Dilansir dari Kompas.com, Senin (17/4/2017), Issa Qaraqe, seorang pejabat yang berurusan dengan lembaga pemyasarakatan Otoritas Palestina mengatakan, “sekitar 1.300 tahanan Palestina” mengambil bagian dalam aksi mogok makan.

Namun, seperti dilaporkan Agence France-Presse, jumlah peserta tersebut masih mungkin akan bertambah. Ada yang melaporkan bahwa peserta bisa lebih dari 1.300 orang tahanan. Sedangan menurut organisasi pegiat kemanusiaan Klub Tahanan Palestina (PPC) menyebutkan, mereka yang akan terlibat dalam aksi itu sekitar 1.500 orang.

Juru bicara lembaga pemasyarakatan atau penjara Israel, Assaf Librati, mengatakan, 700 tahanan telah mulai melakukan mengumumkan aksinya sejak Minggu (16/4/2017). Aksi mogok makan terbesar dalam beberapa tahun terakhir itu dipimpin oleh salah satu pemimpin berpengaruh Fatah, yakni Marwan Barghouti.

Barghouti saat ini berada dalam tahanan Israel atas tuduhan bahwa ia terlibat dalam kekerasan perlawanan atau intifada kedua Palestina terhadap Israel. Intifada adalah gerakan untuk merebut kembali tanah Palestina dari Israel, aksi yang didorong oleh rasa tertindas dan kehilangan yang dirasakan oleh para penduduk Palestina.

Barghouti sebenarnya dipandang oleh beberapa pihak sebagai pengganti potensial Presiden Palestina Mahmoud Abbas. Pengumuman awal pada Minggu malam menyebutkan, 700 tahanan akan melakukan aksi mogok makan pada gelombang pertama.

Aksi protes yang diikuti anggota Hamas dan Jihad Islam. Aksi mogok makan itu diserukan oleh Barghouti dalam kaitan dengan Hari Tahanan Palestina, yang dirayakan setiap tahun. Pada saat ini setidaknya ada sekitar 6.500 warga Palestina yang berada dalam tahanan-tahanan di Israel.

Berita Terkini. Google dan Apple Kecewa Atas Kebijakan Anti-Muslim Donald Trump

Berita Terkini. Google dan Apple Kecewa Atas Kebijakan Anti-Muslim Donald Trump. Google dan Apple serta perusahaan teknologi lainnya menyatakan kekecewaan sekaligus protes terhadap kebijakan imigrasi Presiden Donald Trump yang melarang warga dari tujuh negara mayoritas muslim memasuki Amerika Serikat.

Mereka beralasan, industri teknologi Amerika bergantung kepada insinyur asing dan ahli teknik lainnya yang tercemin dalam persentase tenaga kerja yang cukup besar. “Saya ikut prihatin terhadap kebijakan Trump tentang imigrasi,” CEO Apple Tim Cook menulis memo kepada para karyawan yang diperoleh Associated Press. “Ini bukan kebijakan yang kami dukung.”

Presiden Trump pada 25 Januari lalu telah menandatangani Keputusan Presiden (Executive Order) mengenai Border Security and Immigration Enforcement Improvement alias pelarangan masuknya pendatang dari negara-negara mayoritas muslim, yakni Irak, Suriah, Iran, Sudan, Libya, Somalia, dan Yaman.

“Kami telah menghubungi Gedung Putih untuk menjelaskan efek negatif pada rekan kerja kami dan perusahaan kami,” lanjut Cook.

Cook tidak mengatakan berapa banyak karyawan Apple yang secara langsung terpengaruh oleh kebijakan tersebut, namun dia mengatakan tim SDM, legal dan keamanan perushaan tersebut mendukung karyawan Apple.

“Apple tidak akan ada tanpa imigrasi, apalagi berkembang dan berinovasi seperti yang kami lakukan,” tulis Cook mengacu pada pendiri Apple Steve Jobs, yang merupakan seorang putra dari imigran Suriah.

CEO Netflix Reed Hastings dalam laman Facebook-nya, mengatakan “Tindakan Trump tersebut melukai karyawan Netflix di seluruh dunia, dan juga orang bukan asli Amerika, itu menyakitkan kita semua.”

“Lebih buruk lagi, tindakan ini akan membuat Amerika lebih tidak aman (melalui kebencian dan hilangnya sekutu). Ini adalah waktu untuk bersama-sama melindungi nilai-nilai Amerika tentang kebebasan dan kesempatan,” sambung Hastings. Pendiri Facebook juga mengungkapkan hal senada.

Sementara itu, Google mengimbau karyawannya dari negara-negara tersebut untuk membatalkan rencana perjalanan apapun di luar Amerika dan berkonsultasi dengan tim SDM jika saat ini mereka tidak berada di Amerika.

CEO Google Sundar Pichai mengatakan bahwa setidaknya ada 187 karyawan Google yang dapat terpengaruh oleh kebijakan Trump tersebut. Namun, tidak jelas berapa banyak dari jumlah karyawan tersebut yang saat ini sedang berpergian di luar Amerika.

“Kami selalu membuat pandangan kami terhadap imigrasi diketahui publik dan akan terus melakukannya,” kata Pichai dikutip dari Billboard.

Berita Terkini. Kebijakan Anti Muslim Donald Trump Diblokir

Berita Terkini. Kebijakan Anti Muslim Donald Trump Diblokir. Hakim federal Amerika Serikat di New York mengabulkan gugatan agar negara menangguhkan keputusan presiden (executive order) yang diteken Donald Trump akhir pekan lalu, yang memuat larangan pengungsi atau pendatang dari tujuh negara mayoritas Muslim memasuki teritori Amerika dan mendeportasi mereka yang ditahan di bandara.

Hakim Ann Donnelly dari Pengadilan Distrik Brooklyn, Sabtu (28/1) waktu Amerika atau Minggu waktu Indonesia, menjawab tuntutan American Civil Liberties Union (ACLU) untuk memblokir sementara isi keppres lewat perintah penangguhan. Pendatang dengan visa resmi yang tertahan di bandara dengan ini tidak boleh dideportasi, meski bukan berarti mereka bebas dari detensi.

“Penangguhan telah diberikan dan berlaku nasional,” tulis Direktur Program Hak Voting ACLU Dale Ho di akun Twitter-nya.

ACLU, seperti dilansir NBC News, mengajukan gugatan atas nama dua pengungsi Irak dari total 12 orang yang ditahan setiba di bandara John F Kennedy, New York. Salah satu dari mereka bekerja sebagai penerjemah tentara Amerika di Irak. Keduanya kemudian dibebaskan dan pejabat senior pemerintah Trump memastikan visa waiver untuk pendatang dari negara tertentu yang datang ke Amerika untuk urusan bisnis, liburan, atau transit selama 90 hari dikenakan bebas visa.

Aksi protes terjadi di beberapa bandara seantero negeri itu kemarin. Arus masuk dari tujuh negara yakni Irak, Suriah, Iran, Sudan, Libya, Somalia, dan Yaman ditutup selama 90 hari, meski kebijakan “tutup pintu” bagi pendatang dari Suriah tanpa batas waktu.

Pengamat menilai, keppres tersebut “memblokade terhadap warga Muslim”. Namun, Trump membantah tudingan tersebut. Keppres itu, kata Presiden ke-45 Amerika, aturan penting untuk mencegah teroris menginjakkan kaki di Amerika.

Beberapa menit setelah Ann Donnelly di New York City, Hakim Distrik di Negara Bagian Virginia, Leonie Brinkema, merilis putusan serupa “memblokir” pencabutan hak pemegang green card (status keimigrasian yang menjamin penerimanya menetap permanen dan bekerja secara legal di Ameriksa) yang tujuh hari terakhir ditahan di Bandara Internasional Dulles. Brinkema meminta pengacara diberi akses untuk mendampingi 50 orang di sana.

USA Today melaporkan, sekitar 50 orang ditahan di Bandara Internasional Dulles-Forth Worth. Sebanyak 13 pendatang mengalami nasib serupa di Bandara Internasional Seattle-Tacoma, bandara terbesar di Utara Pasifik-Ameria, Negara Bagian Washington.

Gubernur Virginia Terry McAuliffe dan Jaksa Agung Mark Herring sebelumnya menyatakan, negara bagian diperbolehkan menggugat larangan yang diatur dalam keppres.

Mahasiswa Yale, seperti dilaporkan Daily Mail, mengaku kemungkinan gagal masuk kampus dalam daftar Ivy League tersebut karena “terimbas” keppres. Mahasiswa lain dari Massachusetts Institute Of Technology mengatakan dilarang naik ke pesawat.

Mahasiswa Stanford University, warga negara Sudan yang mengantongi green card, sempat tertahan selama delapan jam di Bandara JFK sebelum akhirnya dibebaskan dan bisa kembali ke California. Sementara peneliti Iran yang hendak terbang ke Boston untuk mendalami ilmu kedokteran di Harvard University mendapati visanya tak berlaku lagi.

Usai Donald Trump Larang Muslim Masuk AS, Masjid di Texas Dibakar Oknum

Berita Terkini. Usai Donald Trump Larang Muslim Masuk AS, Masjid di Texas Dibakar Oknum. Kebakaran menghanguskan bangunan masjid Islamic Center of Victoria, di kota Victoria, Texas, Amerika Serikat, Sabtu (28/1) dini hari waktu setempat atau hari ini waktu Indonesia, beberapa jam setelah Presiden Donald Trump menandatangani keputusan presiden (executive order) yang memuat larangan pengungsi dari tujuh negara mayoritas Muslim memasuki teritori Amerika Serikat.

“Kami hanya bisa mengelus dada berdiri di sana menyaksikan satu per satu rangka bangunan itu runtuh dilalap api yang sangat besar. Masjid kami agaknya rusak total,” ujar Presiden Islamic Center of Victoria Shahid Hashmi seperti dilansir FOX News.

Peristiwa kebakaran masjid bukan kali pertama di Texas. Masjid yang belum selesai dibangun di dekat Danau Travis, Austin, dibakar pada 7 Januari 2017. Pada 25 Desember 2015, sebuah masjid di Houston yang berjarak sekira 185 km dari Victoria juga dibakar. Pelaku, Gary Nathaniel Moore, dinyatakan bersalah dan divonis empat tahun penjara.

Usai Donald Trump Larang Muslim Masuk AS, Masjid di Texas Dibakar Oknum

“Wacana anti-Muslim di negeri ini semakin berkembang. Seturut banyak kejadian sebab kebencian yang menjadikan warga dan institusi Islam sasaran, kami meminta tim penyelidik tidak menyingkirkan motif bias dalam peristiwa kebakaran kali ini,” kara Direktur Eksekutif Majelis Persaudaraan Muslim-AS (CAIR) Houston, Mustafaa Carroll.

Hashmi mengatakan, penyebab kebakaran masih diselidiki. Investigasi dilakukan bersama Departemen Pemadam Kebakaran Negara Bagian Texas dan Biro Federal Alkohol, Tembakau, Senjata Api, dan Bahan Peledak (ATF) di bawah Departemen Kehakiman.

“Kami belum mendapat petunjuk atau informasi apa pun mengenai asal mula api dan yang sebenarnya terjadi. Mereka (tim investigasi) memastikan, penyelidikan akan memakan waktu beberapa hari,” kata direktur Islamic Center tersebut.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kobaran api baru dapat dipadamkan empat jam kejadian.

Masjid yang dibangun pada 2000 ini beberapa tahun lalu sempat menjadi sasaran serangan anti-Muslim. Kasus pencurian terjadi pada 21 Januari 2017. Seseorang menyelinap masuk dan mengambil barang-barang elektronik, termasuk sejumlah laptop.

Hashmi yang 32 tahun terakhir menetap di Victoria mengaku siap membangun kembali masjid tersebut, didukung lebih dari 140 jamaah dan warga kota. Dia juga menerima banyak tawaran yang bersedia menampung sementara para jamaah yang hendak beribadah.

“Sewaktu peristiwa 9/11 terjadi, Muslim dan non-Muslim, saling mendukung. Tentu saja, kami akan bangkit.”

Berita Terbaru Hari Ini. Dampak Kebijakan Imigrasi Donald Trump, Ratusan Orang Ditolak Masuk AS

Berita Terbaru Hari Ini. Imbas Kebijakan Imigrasi Donald Trump, Ratusan Orang Ditolak Masuk AS. Presiden AS Donald Trump menandatangani pembatasan kunjungan dari Suriah dan enam negara lainnya yang mayoritas penduduknya muslim selama 90 hari. Ratusan orang terkena imbas dari kebijakan kontroversial Trump ini.

Departemen Keamananan Dalam Negeri AS menyebut pihaknya terus memantau dengan seksama kebijakan yang diterapkan oleh Presiden Trump soal pengungsi dan pelancong dari negara-negara muslim. Namun pihak Departemen Keamanan Dalam Negeri juga belum mendapatkan salinan putusan soal izin tinggal sementara dari pengadilan federal.

Diberitakan Reuters, Minggu (29/1/2017), seorang pejabat senior dari Departemen Keamanan Dalam Negeri menyebut sebanyak 375 pelancong terkena imbas dari kebijakan Trump, 109 orang di antaranya sedang melakukan transit di AS dan ditolak masuk ke dalam negara itu.

173 Orang lainnya dihentikan oleh maskapai penerbangan saat hendak naik pesawat menuju yang AS.

Sebelumnya, Menurut Gedung Putih tujuh negara tersebut adalah Suriah, Iran, Irak, Libya, Somalia, Sudan, dan Yaman. Disebutkan bahwa selama setidaknya 90 hari ini, pemerintah AS akan membatasi pemberian visa bagi warga dari Suriah dan enam negara tersebut.

“Saya sedang mengambil langkah-langkah pemeriksaan baru untuk membuat para teroris Islam radikal menjauh dari AS. Saya tidak menginginkan mereka di sini,” kata Trump di Pentagon beberapa waktu lalu.

Keputusan Trump ini mendapat kecamanan dari beberapa negara dan dari dalam negeri. Keputusan Trump kemudian dibatalkan oleh pengadilan federal AS. Keputusan itu memerintahkan agar pihak berwenang menghentikan pemulangan pengungsi dan para pelancong di bandara-bandara AS.

“Menang!!” pihak ujar persatuan kebebasan masyrakat sipil Amerika.

“Pengadilan kita hari ini bekerja sebagaimana harusnya dalam penyalahgunaan kebijakan pemerintah atau kebijakan yang tidak konstutisional,” sambungnya.

Berita Terkini. Jelang Imlek, Jasa Rental Pacar Marak di China

Berita Terkini. Jelang Imlek, Jasa Rental Pacar Marak di China. Jasa rental pacar seperti biasa marak menjelang perayaan imlek di RRC karena para lajang malu jika bertemu dengan orangtua mereka masih belum memiliki kekasih.

Para jomblo di negara ini ingin menampilkan citra yang berbeda dengan kondisi mereka yang masih single, khususnya saat mereka harus pulang ke rumah dan merayakan momen tahunan ini.

Kini jasa rental pacar semakin mudah diperoleh setelah ada seorang pengusaha di RRC yang membuat aplikasi rental pacar dengan menggunakan smartphone. Hanya tinggal klik maka “pacar idaman” Anda akan datang menemui.

“Sudah terdapat lebih dari 1.000 pengguna yang mendaftar pada aplikasi kami dan sudah memesan tanggal untuk menyewa pacar palsu ketika Tahun Baru,” kata pendiri aplikasi rental pacar di RRC, Cao Tiantian seperti dikutip Reuters, hari ini.

Di China, melanjutkan keturunan dengan melahirkan anak dipandang sebagai kewajiban penting untuk berbakti kepada orangtua dan leluhur. Hal ini membuat tekanan untuk menikah menjadi sangat besar.

Alhasil, banyak jomblowan dan jomblowati mengambil ‘jalan pintas’ dengan mengeluarkan sejumlah uang menyewa pasangan. Sehingga nereka bisa ‘memenuhi’ sebagian tuntutan orangtua dan keluarganya.

Untuk mendaftar pada aplikasi tersebut para pengguna harus membayar 1,999 yuan atau (0,15 US$) untuk satu jam makan bersama, chatting, main mah-jong atau bahkan memijat kaki.

Tarif menggunakan jasa sewa pasangan ini berkisar antara 500 yuan hingga 2.000 yuan per malam, atau sekira Rp 967.664 hingga Rp 3,87 juta (kurs Rp 1.935 per yuan). Tarif ini belum termasuk tips atau bonus yang biasa diberikan kepada mereka.

Namun, harga mulai melonjak naik ketika Tahun Baru Imlek tiba hingga menjadi 3.000 yuan untuk kencan seharian. Namun, perlu digarisbawahi kencan ini tidak melakukan hubungan seks.

“Saya hanya menyewakan waktu saya. Bukan tubuh saya,” ungkap seorang wanita berusia 27 tahun dari Shenzhen, dalam website tersebut.

Pada sebuah website di China yang khusus melayani rental pacar, mayoritas bujangan mencari wanita untuk berperan sebagai pacar mereka. Sebagai catatan, wanita yang disewa biasanya bersedia tapi dengan status “green”, artinya tidak ada s#ks, termasuk ciuman

Berita Terkini. Pemerintah Beijing Larang Pejabat Nyalakan Kembang Api Saat Malam Imlek

Berita Terkini. Pemerintah Beijing Larang Pejabat Nyalakan Kembang Api Saat Malam Imlek. Pemerintah kota Beijing meminta seluruh pejabat menjadi teladan bagi rakyat dengan tidak menyalakan kembang api pada perayaan malam tahun baru Imlek untuk mengurangi polusi.

Malam tahun baru yang jatuh pada tadi malam biasanya dirayakan dengan menyalakan kembang api dan petasan untuk memeriahkan suasana, selain juga karena dianggap sebagai pembawa keberuntungan dan menjauhkan dari arwah jahat.

api dalam beberapa tahun belakangan, polusi udara di ibu kota Cina itu semakin buruk sehingga memaksa pemerintah membatasi kembang api. Dan pernyataan yang dirilis Kamis, pemerintah kota Beijing mengatakan pejabat harus “memberi teladan” dengan tidak menyalakan kembang api dan petasan saat malam tahun baru.

“(Anda) harus memiliki kesadaran dan rasa tanggung jawab untuk melindungi lingkungan,” kata pernyataan tersebut, dikutip dari The Straits Times. “(Anda) harus proaktif membimbing anggota keluarga dan teman untuk tidak menyalakan atau membatasi kembang api dan petasan, meningkatkan kualitas udara bersama, dan melakukan tindakan untuk memastikan langit ibu kota tetap biru.”

Pemerintah juga membatasi penjualan kembang api di Beijing. Tahun ini, hanya 511 toko yang boleh memperjualbelikan kembang api, jauh lebih sedikit dibandingkan tahun lalu dengan 719 toko, dan tak ada satupun toko tersebut yang beralamat di Beijing tengah, kata pejabat kepada China Daily.

Selain Beijing, pemerintah provinsi Henan juga melarang warga menyalakan kembang api. Sementara pemerintah kota Baoding, provinsi Hebei, mengancam akan menangkap siapapun yang menyalakan kembang api di luar hari perayaan selama empat hari.

Berita Internasional Terkini. Trump Bikin Gaduh Ingin Pindahkan Gedung Kedubes AS ke Yerussalem

Berita Internasional Terkini. Trump Bikin Gaduh Ingin Pindahkan Gedung Kedubes AS ke Yerussalem. Gedung Putih akan mengumumkan bahwa kantor kedutaan besar Amerika Serikat untuk Israel akan dipindahkan dari Tel Aviv ke Yerussalem hari ini, sebagai bentuk pemenuhan janji Presiden AS terpilih Donald Trump, hal ini merupakan sebuah langkah yang ditentang oleh kepemimpinan Palestina.

“Kami sedang berada pada tahap permulaan dalam pembahasan tentang hal ini,” kata juru bicara Gedung Putih Sean Spicer seperti dikutip Al Jazeera hari ini.

Ratusan warga Palestina memprotes langkah tersebut dan melawan rencana pendudukan di seluruh kota di tepi barat termasuk Yerussalem timur, menurut laporan media lokal.

Trump dilaporkan berbicara dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada hari sebelumnya.

Walikota Yerussalem Nir Barkat menyambut baik rencana pemindahan kantor kedutaan oleh Trump tersebut.

“Pengumuman malam ini telah mengirimkan pesan yang jelas kepada dunia bahwa Amerika Serikat mengakui Yerussalem sebagai ibukota negara Israel,” kata Barkat dalam sebuah pernyataan.

“Kami akan memberikan semua bantuan yang dibutuhkan kepada pemerintah Amerika Serikat untuk memastikan bahwa perpindahan kantor kedutaan akan dilakukan secara mulus dan efisien,” imbuh Barkat.

Warga palestina dan para pemimpin negara tersebut sangat menentang langkah itu.

Awal bulan ini, Presiden Palestina Mahmoud Abbas dilaporkan telah menulis sebuah surat untuk Trump, yang merupakan presiden AS terpilih, dengan mengatakan kepadanya untuk tidak memindahkan kantor kedutaan Amerika Serikat.

Abbas memperingatkan bahwa langkah tersebut akan membawa “dampak yang sangat buruk bagi proses perdamaian, bagi solusi antar dua negara, serta bagi stabilitas dan keamanan seluruh wilayah”, kantor berita Palestina WAFA melaporkan.

Sebelumnya pada hari minggu, pemerintah Israel menyetujui izin pembangunan bagi 566 rumah pemukiman di bagian timur kota yang diduduki, menurut pejabat setempat.

Juru bicara kepresidenan Nabil Abu Rudeinah mengutuk rencana pembangunan tersebut dan menyerukan PBB untuk mengambil tindakan cepat dan tepat, terutama mengingat baru-baru ini resolusi Dewan Keamanan PBB mengutuk pemukiman itu.

“Inilah saatnya untuk berhenti berurusan dengan Israel sebagai negara yang tidak sah secara hukum,” kata Rudeinah.

Berita Internasional Terkini. Ratusan Ribu Wanita AS Turun ke Jalan Tolak Pelantikan Donald Trump

Berita Internasional Terkini. Ratusan Ribu Wanita AS Turun ke Jalan Tolak Pelantikan Donald Trump. Satu hari pasca pelantikan Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat (AS) ke-45, ratusan ribu wanita turun kejalanan memprotes pelantikan tersebut. Aksi penolakan tersebut tidak hanya terjadi di sepanjang Washington DC tapi meluas hingga negara Australia.

Seperti dilansir dari Routers, ratusan ribu wanita menggelar aksi solidaritas untuk melawan Presiden AS yang baru Donald Trump. Gerakan wanita di Washington DC itu menyebar dalam semangat solidaritas kaum wanita ke negara-negara lain seperti Argentina, Australia hingga negara Inggris.

Di Washington DC, aski penolakan tersebut diperkirakan diharidi oleh 200 ribu kaum wanita serta kaum pria. Massa memenuhi jalanan menuju ibukota sepanjang 1,6 kilometer. Aksi tersebut dipimpin oleh aksi juru bicara Gloria Steinem yang merupakan penulis Feminis, serta beberapa aktris ternama seperti Scarlett Johansson serta ada pula penyanyi pop Madonna.

Sementara di Los Angeles, menurut tim penyelenggara jumlah massa yang ikut turun kejalanan mencapai 750 ribu. Bahkan menurut tim keamanan Los Angeles mengatakan aksi tersebut lebih besar dari gerakan pro-imigrasi di tahun 2006 yang hanya berjumlah 500 orang saja.

Aksi penolakan Donald Trump juga terjadi di Kota New York, sekitar 400 ribu orang memnuhi Midtown Manhattan. Mereka bergerak dari Markas PBB menuju Fifth Avenue ke Trum Tower, tempat tinggal dan kantor si presiden sebelum pindah ke Gedung Putih.

Sementara di Chicago, massa yang turut ikut berunjuk rasa diperkirakan mencapai 125 ribu hingga 150 ribu orang. Mereka berkumpul di Grant Park, lokasi yang digunakan kampanye pertama oleh Barrack Obama pasca menang Piplress AS 2008 lalu. Menurut keterangan dari pihak penyelenggara, kegiatan itu diikuti sekitar 200 orang. Ulama Muslim dan aktivis imigran serta pejuang hak transgender juga diklaim ikut dalam gerakan tersebut.

Begitu pula di Sydney kota terbesar Australia diperkirakan sekitar 3 ribu orang terdiri dari pria dan wanita berkumpul di Hyde Park sebelum bergerak menuju ke Konsulat AS di pusat kota.

“Kami tidak menggelar gerakan anti-Trump, kami bergerak untuk memprotes ujaran kebencian, retorika kebencian, misogini, bigotri, xenophobia (fobia orang asing-red) dan kami ingin menyatukan suara bersama para wanita di seluruh benua,” ujar penyelenggara aksi Mindy Freiband.

Selain kota tersebut, aksi serupa juga digelar di New Zealand, Boston, Denver, Toronto-Kanada. Di negara itu aksi serupa digelar di empat kota dengan estimasi massa sekitar 2 ribu orang. Sementara itu di Asia, ratusan orang bergabung dalam demo di Tokyo. Termasuk di antaranya para ekspatriat Amerika.

Aksi penolakan Donald Trump itu dipicu karena emosi warga Amerika liberal dengan komentarnya yang dinilai telah merendahkan martabat kaum wanita, warga Meksiko dan Muslim dan membuat khawatir negara lain dengan janjinya untuk menempatkan Amerika sebagai yang utama. Ribuan wanita juga menggelar aksi di jalanan Sydney, London, Tokyo, New Delhi, wilayah Eropa lainnya dan kota-kota Asia.